Tingkatkan Keselamatan, Pertamina Gelar Simulasi OKD di Parepare
Pjs. Executive General Manager dan sekaligus Emergency Response Commander (ERC), Roy Robbin Patty, memimpin langsung simulasi ini dan memastikan koordinasi seluruh tim berjalan lancar.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah sukses menggelar simulasi Organisasi Keadaan Darurat (OKD) Level 1 di Fuel Terminal Parepare.
Simulasi yang mengambil skenario kebocoran jalur inlet tangki timbun Pertalite ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko dan menguji efektifitas prosedur HSSE.
Pjs. Executive General Manager dan sekaligus Emergency Response Commander (ERC), Roy Robbin Patty, memimpin langsung simulasi ini dan memastikan koordinasi seluruh tim berjalan lancar.
“Keadaan darurat yang tidak direncanakan ini memiliki tujuan supaya setiap pekerja di lapangan ataupun tim management di kantor regional memiliki kesiapan dalam kondisi darurat, maka dari itu kami selalu sigap, dalam waktu dan kondisi darurat yang tidak diduga duga,” ucapnya.
Roy berharap seringnya simulasi ini dilakukan dengan mengikutsertakan masyarakat yang tinggal di sekitar Fuel Termina Parepare diharapkan dapat melatih dalam menghadapi keadaan darurat yang mungkin terjadi.
"Sinergi dengan masyarakat sekitar ini sebagai bentuk kepedulian dengan kondisi sekitar dan kami akan secara kontinyu melakukan antisipasi pengamanan keadaan darurat,” kata Roy, usai simulasi.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan aspek HSSE dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memperkuat budaya keselamatan kerja.
"Kegiatan ini digunakan sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk diskusi yang konstruktif antara pekerja lokasi dan management untuk memetakan kendala yang mungkin saja ada dan memastikan langkah yang tepat untuk mengatasinya, salah satunya melalui kegiatan simulasi OKD ini,” ucapnya.
Dalam memastikan kehandalan sarana dan fasilitas Pertamina untuk menjaga kelancaran pelayanan distribusi, yang mana perusahaan harus memastikan sarfas dan peralatan berada dalam kondisi baik, serta aspek keamanan dan keselamatan diterapkan secara sempurna, sehingga operasional penyaluran berjalan dengan maksimal.
“Melalui simulasi OKD yang dijalankan, Pertamina menjamin segala resiko yang dimungkinkan terjadi secara nyata dapat dikendalikan dengan baik sehingga kami memastikan keamanan, kelancaran dan kenyamanan distribusi BBM, LPG serta produk Pertamina lainnya kepada masyarakat,” tutup Fahrougi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News