KM Teman Niaga Tenggelam di Selat Makassar, KRI Ikut Cari 11 Penumpang yang Belum Ditemukan

ilustrasi

Dharma Fery 3 saat pelayaran dari Parepare menuju batu licin melihat 4 orang berada di atas sekoci dengan kondisi terbalik milik Kapal KM Teman Niaga.

PORTALMEDIA.ID -- Kapal Motor (KM) Teman Niaga dilaporkan tenggelam di perairan selat Makassar, upaya pencarian terus dilakukan. Kapal ini diketahui membawa 15 orang terdiri dari nakhoda dan ABK, 4 orang telah diselamatkan, 11 orang lagi masih dilakukan pencarian.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan upaya terbaru yang sedang dilakukan. Ia kemudian berkoordinasi dengan Danlantamal VI Makassar Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari

“4 Armada KRI akan sedang dikerahkan untuk melakukan pencarian,” kata Sudirman, Minggu (28/8/2022).

Baca Juga : Camat dan Nakes Dikabarkan Tewas Dalam Insiden Kecelakaan Kapal di Pangkep

Ia menyebutkan KRI Tongkol yang berada di Balikpapan akan melaksanakan pencarian di lokasi kejadian, selanjutnya akan disusul KRI Ajak dan KRI Singa.

Demikian juga KRI Rigel akan digerakkan ke lokasi. Tentu Kami apresiasi atas sinergitas TNI-AL dalam kesigapan menggerakkan kapal KRI untuk Pencarian korban.

“Mari Kita berdoa semoga Pencarian oleh teman-teman dari semua Instansi baik pemerintah Provinsi dan daerah, Basarnas, TNI-Polri dapat menemukan sisa korban dalam keadaan selamat Aamiin,” harapnya.

Baca Juga : Kapal Nelayan Jakarta-Lombok Tenggelam, 2 Ditemukan Meninggal di Kepulauan Selayar

 Tenggelam Dihantam Ombak

KM Teman Niaga membawa 15 awak kapal dilaporkan tenggelam di perairan Selat Makassar, Sulawesi Selatan. Kapal tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi karena cuaca buruk.

Empat orang dinyatakan selamat dan 11 lainnya masih dalam pencarian.

Baca Juga : Bupati Selayar Santuni Ahli Waris Empat Korban Kapal Tenggelam

Berdasarkan data awal diterima dari Basarnas, kapal kargo jenis Bulk Carrier atau Curah pengangkut semen milik PT Kembang Jaya Abadi Perkasa yang membawa 15 orang awak. Kapal itu tenggelam di sekitar perairan Makassar.

Rute kapal dari Kotabaru (Tarjun) Provinsi Kalimantan Selatan menuju Biringkassi Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Empat orang dinyatakan selamat masing masing-masing laki-laki atas nama. Muhdi Mufazzan (24 tahun) juru mudi, Amir Effendi (19) juru mudi, Roihan Hariri (19) kelasi dan perempuan Husniawati (20) juru mudi.

Baca Juga : Pj Gubernur Bahtiar Turut Berduka Atas Tenggelamnya KM Rezki di Kabupaten Pangkep

Sedangkan 11 orang korban lainnyasemua laki-laki masih dalam pencarian masing-masing, Wagirin (Nahkoda), Victor Agustinus (mualim I) Sunarto (mualim II), Eddy Hayani S (KKM), Poniman (masinis II), Alfian Septiyanto (masinis III).

Selanjutnya, Kenedi (juru minyak), Indarrobit Afnani (juru minyak), Reynaldo Mangerongkonda (juru minyak), Muhammad Fatir Maulana (kelasi) dan Muhammad Adam Septi.

Diselematkan oleh KM Dharma Fery 3

Baca Juga : KM Linggar Petak 89 Tenggelam, Satu Meninggal dan 10 Orang Hilang

Empat orang selamat ditemukan pada Kamis (25/8/2022), pukul 16.00 WITA oleh KM Dharma Fery 3. Saat pelayaran dari Parepare, Sulsel menuju Batulicin Kalimantan Selatan, Awak KM Dharma Fery 3 melihat empat orang yang berada di atas skoci dengan kondisi terbalik milik kapal KM Teman Niaga.

Anak Buah Kapal kemudian korban melakukan penyelamatan dengan mengevakuasi empat korban naik ke atas kapal. Selanjutnya korban dibawa ke Pelabuhan Samudra Batulicin dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Marina Permata Batulicin untuk mendapat perawatan medis.

Dari keterangan korban selamat Muhdi Mufazan menyatakan, pada Senin (22/8) malam sekitar pukul 22.00 WITA kapal tersebut tenggelam yang diakibatkan cuaca buruk dengan jarak 96 Nautical Mile (NM) Heading 123 derajat menuju Biringkassi dengan kecepatan kurang lebih 6 knot.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru