Beda Kelas, Garuda Pertiwi Dihajar Belanda 0-15
Pertandingan berakhir, Indonesia sama sekali tak bisa menembus pertahanan Belanda. Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan Belanda 15-0.
PORTALMEDIA.ID, BELANDA -- Timnas Wanita Indonesia harus mengakui keunggulan dari Timnas Wanita Belanda dalam pertandingan persahabatan pada Sabtu (26/10) dini hari WIB. Duel di Stadion De Vijverberg, Doetinchem, Belanda itu berakhir dengan skor 15-0
Leeuwinnen, julukan Belanda, menunjukkan kelasnya di laga ini. Mereka mampu menjalankan strategi Andries Jonker dengan apik. Romee Leuchter dkk begitu agresif mengeksploitasi pertahanan Indonesia.
Sedangkan, Garuda Pertiwi sebenarnya tampil cukup compact di barisan pertahanan sendiri. Namun, beberapa kesalahan individual membuat mereka harus memungut bola dari gawangnya sendiri.
Baca Juga : Calon Pelatih Timnas Indonesia Mengerucut 2 Nama
Belanda yang turun dengan beberapa bintangnya seperti Brugts hingga Roord langsung menusuk pertahanan Indonesia di menit awal. Di tengah suhu Doentinchem yang berkisar 13 derajat celcius, Garuda Pertiwi langsung panas dengan serangan itu. Untungnya, barisan pertahanan yang dipimpin Shafira lebih tenang jika dibanding laga kontra ADO Den Haag.
Dalam duel ini, Satoru Mochizuki memasang formasi 4-4-2 saat memegang bola dan sewaktu-waktu berubah menjadi 5-4-1 saat diserang. Garis pertahanan Indonesia cukup rendah di awal babak pertama ini. Sedangkan Belanda bermain begitu dinamis, pasukan Andries Jonker mampu memanfaatkan lebarnya lapangan dengan apik.
Namun, yang kembali menjadi pertanyaan ialah pemasangan Viny Silfianus menjadi center back. Pemain yang dominan bermain sebagai DMF itu beberapa kali out of position dan blunder di 10 menit awal.
Baca Juga : Dirtek Alexander Zwiers Ungkap Kriteria Pelatih Baru Timnas Indonesia
Hal yang patut diapresiasi dari Indonesia ialah barisan pertahanan begitu disiplin dan solid ketika diserang, mereka kompak turun saat bertahan. Selain itu, Laita Roati juga menunjukkan kemampuannya di laga ini.
Ia sukses melakukan beberapa save baik dari tendangan langsung maupun saat duel satu lawan satu. Andai Laita tak perform, Indonesia sudah kebobolan dua digit di babak pertama.
Di laga ini, Coach Mochi sepertinya ingin mengetahui sejauh mana anak asuhnya bisa melakukan build up dari bawah. Dari banyaknya goal kick yang dilakukan, Laita cukup jarang melakukan sepakan langsung melainkan mengumpannya kepada Shafira atau Viny yang ada di belakang.
Baca Juga : Akira Nishino Diumumkan Jadi Pelatih Timnas Indonesia Hari Ini? Ini Profilnya
Sayangnya, strategi itu selalu patah karena Belanda melakukan high press di arean defence Indonesia.
Lagi, lagi, dan lagi. Laita Roati kembali menunjukkan bahwa pengalamannya selama di Jawa Timur jadi bekal berharga di laga ini. Ia tak hanya cekatan, pemain 25 tahun ini juga punya daya juang tinggi di bawah mistar meski sudah kebobolan tujuh gol di menit 54.
Sayangnya, pertahanan Indonesia mulai kehilangan fokus di pertengahan babak kedua. Sejak menit 65, Garuda Pertiwi selalu bisa ditembus oleh Belanda dari berbagai sisi.
Baca Juga : Punya Tempat Spesial di Hati, STY Terbuka Kembali Latih Timnas Indonesia
Pertahanan rapat nan displin di menit awal menurun di menit akhir. Sedangkan Belanda yang mayoritas pemainnya berkompetisi di klub-klub papan atas Eropa justru makin panas jelang laga berakhir. Jam terbang dan menit bermain secara reguler membuat Belanda tampil jauh lebih dominan atas Indonesia.
Pertandingan berakhir, Indonesia sama sekali tak bisa menembus pertahanan Belanda. Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan Belanda 15-0.
Pencetak gol Belanda ke gawang Timnas Wanita Indonesia: Romée Leuchter 10', 31', Jill Roord 21', 48', Sherida Spitse 28' (P), Agnes Hutapea 33' (GBD), Lotte Jasmijn Keukelaar 41', 57', Damaris Egurrola 56', Nina Iyobosa Nekpen Nijstad 63', 73', Renate Jansen 66', 74', 81', Katja Snoejis 75'.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News