Soal Uang Palsu, Rektor UIN Alauddin Makassar Tunggu Pernyataan Resmi Polisi

Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis

Hamdan hingga saat ini masih menunggu pernyataan resmi pihak kepolisian terkait dugaan peredaran uang palsu yang terjadi di UIN Alauddin Makassar.

PORTALMEDIA.ID, GOWA- Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar buka suara perihal dugaan peredaran bahkan produksi uang palsu yang terjadi di lingkup kampus almamater hijau tersebut.

Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis membenarkan perihal beberapa oknum dosen yang diamankan dalam kasus peredaran uang palsu tersebut.

"Pelaku yang ditangkap adalah murni oknum," kata Hamdan dalam keterangan resminya yang diterima awak media, Sabtu (14/12/2024).

Baca Juga : 189 Orang Lolos Seleksi Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah, Dibekali Pengetahuan Psikologi Hingga Komunikasi Massa

Hamdan juga menyebut, bahwa kronologi kasus pengungkapan peredaran bahkan produksi uang palsu di lingkup universitas yang dijuluki kampus peradaban itu masih belum diketahui secara pasti.

"Informasi yang menyebar di media hanyalah desas-desus karena polisi belum mengeluarkan penyataan terhadap detail kasus ini, dan belum ada penyampaian resmi ke pihak kampus," ucap dia.

Hamdan hingga saat ini masih menunggu pernyataan resmi pihak kepolisian terkait dugaan peredaran uang palsu yang terjadi di UIN Alauddin Makassar.

Baca Juga : Menag Minta Sindikat Uang Palsu di UIN Makassar Dihukum Berat

Kata Hamdan, pihaknya sama sekali tidak mentolerir jika benar terjadi pelanggaran yang dilakukan. Beberapa oknum yang diduga terlibat bakal diberi sanksi tegas.

"Pihak kampus menunggu penyampaian resmi polisi dan bila terjadi pelanggaran hukum, kami akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku yang bersangkutan," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengungkap pabrik percetakan uang palsu yang diduga beroperasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin di Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Baca Juga : Polisi Periksa Pengusaha dan Politisi Makassar Terkait Kasus Pabrik Uang Palsu di UIN Alauddin

Dari informasi yang dihimpun, uang palsu yang diamankan oleh jajaran Polres Gowa beberapa hari lalu, mencapai ratusan juta rupiah.

Bahkan sejumlah alat yang digunakan untuk memproduksi atau mencetak uang palsu tersebut juga telah diamankan. Dalam kasus itu juga beberapa pegawai kampus ternama itu turut diamankan lantaran diduga terlibat.

Kasus ini bermula, kala personel Polsek Pallangga mengamankan terduga pelaku yang mengedarkan uang palsu. Pengembangan pun dilakukan sehingga menemukan tempat produksi uang palsu yang ternyata dibuat di dalam kampus negeri tersebut.

Baca Juga : Oknum Pegawai UIN Alauddin Terlibat Sindikat Uang Palsu Langsung Dipecat Tidak Hormat

"Siap (sudah diamankan di Polres Gowa) coba dikonfirmasi pihak Polres," kata Kapolsek Pallangga Iptu Firman dikonfirmasi awak media, Jumat (13/12/2024).(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru