Kadisdik Tegaskan Makassar Tetap Butuhkan Sistem Zonasi dalam PPDB

ist

Muhyiddin, yang menegaskan bahwa sistem zonasi masih sangat dibutuhkan di Makassar.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Pemerintah pusat tengah mengkaji kemungkinan penghapusan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi.

Hal ini mendapatkan perhatian dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin, yang menegaskan bahwa sistem zonasi masih sangat dibutuhkan di Makassar.

Dalam rapat koordinasi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Abdul Mu'ti, yang dihadiri oleh Ketua Komisi X DPR RI dan sejumlah anggota lainnya, Muhyiddin menyampaikan bahwa jalur zonasi berjalan lancar di Makassar.

Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi

"Zonasi di Makassar masih dibutuhkan," tegasnya dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (19/12/2024).

Muhyiddin menjelaskan bahwa pelaksanaan PPDB jalur zonasi di Makassar tidak menimbulkan masalah berarti, bahkan orang tua siswa tidak ada yang mengajukan protes signifikan.

Untuk anak-anak yang belum diterima pada tahap awal PPDB, pihak Dinas Pendidikan Makassar sudah menyiapkan solusi dengan menempatkan mereka di sekolah yang masih memiliki kuota, tetap mempertimbangkan jarak tempat tinggal.

Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026

"Semua anak di Kota Makassar tetap mendapatkan layanan pendidikan sesuai dengan visi dan misi Wali Kota Makassar, Danny Pomanto," tambahnya.

Lebih jauh, Muhyiddin menegaskan bahwa tidak ada lagi label sekolah unggulan di Makassar. Semua sekolah memiliki kualitas yang sama, dengan fokus pada peningkatan kualitas pengajaran dan proses pembelajaran.

Menurutnya, sistem zonasi juga berperan penting dalam menjaga keamanan peserta didik, mengingat anak-anak tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mencapai sekolah.

Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi

"Zonasi mempertimbangkan alamat rumah, jadi sekolah dekat dengan tempat tinggal," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru