1.045 Jiwa Mengungsi di Manggala, Penyakit Gatal-gatal dan Masuk Angin Mulai Menyerang
Eldi bilang, saat ini rata-rata pengungsi mengeluhkan penyakit gatal-gatal, hingga masuk angin.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Ratusan pengungsi banjir di kawasan Blok 8 dan Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sudah mulai mengeluh gatal-gatal.
Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir
Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis
Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada
Diketahui, di Kecamatan Manggala sendiri ada total 1.045 jiwa dari 305 kepala keluarga (KK) yang mengungsi di 15 titik pengungsian.
Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir
Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis
Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada
Camat Manggala Andi Eldi Indra Malka mengatakan, ketinggian air yang sebelumnya mencapai kurang lebih 2 meter kini sudah berangsur-angsur surut lantaran curah hujan yang mulai redah.
Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir
Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis
Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada
Baca Juga : Makassar Siapkan Rp400 Miliar Atasi Banjir, Opsi Kolam Retensi dan Relokasi Dipertimbangkan
"Tempat pengungsian rata-rata masjid. Ketinggian air, untuk saat ini ketinggian air sudah satu meter lebih. Tetapi dengan adanya kami lihat hari ini matahari mudah-mudahan menandakan berangsur pulihnya banjir," kata Eldi kepada awak media ditemui di Pos SAR Manggala, Senin (23/12/2024).
Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir
Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis
Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada
Kata Eldi, seluruh kebutuhan para pengungsi di Kecamatan Manggala dipastikan sudah terpenuhi.
Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir
Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis
Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada
"Kebutuhan pengungsi InsyaAllah sudah kami penuhi dari Pemkot Makassar terkait bahan makanannya. Setiap jam 12.00 Wita (siang) dan 18.00 Wita (malam) itu kami upayakan ke 15 tempat pengungsian," ucap dia.
Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir
Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis
Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada
Baca Juga : Kapolda Sulsel Tinjau Lokasi Banjir di Antang, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Eldi bilang, saat ini rata-rata pengungsi mengeluhkan penyakit gatal-gatal, hingga masuk angin.
Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir
Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis
Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada
"Dari dinas kesehatan itu sangat luar biasa karena mereka menempatkan (anggota) 24 jam di sini. Kondisi pengungsi, mereka mengeluh gatal-gatal, termasuk masuk angin," beber dia.
Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir
Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis
Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada
Beberapa pengungsi yang dalam kondisi hamil juga sudah dievakuasi ke rumah sakit (RS) untuk mendapatkan tempat aman dan pelayanan kesehatan.
Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir
Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis
Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada
"Dua hari lalu baru kami bawa ke RS, ibu hamil juga beberapa hari lalu kami antar langsung ke RS," tutup Eldi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News