Kenali 7 Tips Kecantikan yang Justru Berbahaya bagi Kulit

Ilustrasi. Foto: istock

Ada beberapa tips perawatan kulit wajah yang sering kali masih dipercaya, namun justru berbahaya untuk kulit, apa saja itu?

PORTALMEDIA.ID, - Banyak dari individu mempercayai berbagai tips kecantikan yang entah bersumber dari mana. Tak heran jika menemui masalah kulit wajah, maka biasanya mulai mencoba dan mempercayai tips-tips tentang kecantikan tersebut.

Namun, sebaiknya jangan langsung percaya dengan tips-tips kecantikan yang ada. Sebab, bisa jadi itu akan berdampak buruk dan merusak kulit. 

Berikut beberapa perawatan kulit yang banyak dipercaya, namun sebenarnya berbahaya bagi kulit Anda, seperti dilansir dari Bright Side melalui laman liputan6. 

Baca Juga : Kelola Uang dengan Bijak di Tahun 2025, Ini 4 Langkah Menuju Stabilitas Keuangan

1. Menggunakan banyak produk berbeda dalam waktu singkat

Banyak individu telah melihat rutinitas perawatan kulit di internet yang membutuhkan banyak produk berbeda, untuk tujuan berbeda, sekaligus di wajahmu.

Anda tentu ingin merawat kulitmu dengan baik dengan cara ini, tapi menambahkan lapisan produk yang tidak diperlukan, karena wajahmu tidak bisa menyerap semuanya sekaligus.

Baca Juga : Begini Cara Rawat Kendaraan Yamaha saat Musim Hujan

Ini sebenarnya bisa menyebabkan masalah seperti pori-pori tersumbat, kekeringan, iritasi dan kemerahan.

2. Pasta gigi bisa menghilangkan jerawat

Tip ini memang tampak benar, karena pasta gigi memiliki beberapa bahan pengeringan, seperti soda kue, yang bisa membantu jerawat sedikit menyusut. Tapi itu tidak sebanding dengan risikonya.

Baca Juga : Begini Cara Rawat Kendaraan Agar Tetap Optimal dan Tahan Lama

Pasta gigi dibuat untuk gigi, dan meskipun sangat efektif untuk membersihkannya, tapi ini terlalu kuat untuk digunakan pada wajah, karena bisa mengiritasi kulitmu, menyebabkan ruam dan rasa terbakar.

3. Orang dengan kulit berminyak tidak perlu menggunakan pelembab

Jika Anda memiliki kulit berminyak, Anda percaya bahwa membutuhkan produk untuk mengeringkannya daripada membuatnya lebih berminyak.

Baca Juga : Cara Simpan Daging Agar Tetap Segar dan Enak Dikonsumsi Meski Lama Dalam Kulkas

Faktanya, pelembab berfungsi untuk menahan air di lapisan luar kulitmu agar tetap terhidrasi daripada menambahkan lebih banyak air.

Dengan pemikiran ini, jika Anda memiliki kulit berminyak, Anda bisa berinvestasi dalam produk “bebas minyak” atau “non-komedogenik” yang cenderung tidak menyumbat pori-porimu, karena hidrasi bukan hanya tentang produk berbasis minyak dan lemak.

4. Mencukur melawan arus

Baca Juga : Konsumsi Jenis Buah Ini Bisa Kembalikan Mood Baik Kamu, Lho!

Mencukur melawan arus bisa membantumu lebih dekat dengan kulit, tapi juga menarik rambut sebelum bisa dipotong oleh mata pisau, yang meningkatkan risiko rambut tumbuh ke dalam, iritasi kulit, benjolan akibat pisau cukur dan luka bakar akibat pisau cukur.

Dengan demikian, pilihan terbaik dan lebih aman untuk mencukur adalah menggunakan biji-bijian.

5. Anda tidak boleh memencet jerawat

Jika Anda melakukannya dengan cara yang benar, memencet jerawat sebenarnya bisa membantu menghilangkannya dengan cepat, karena melepaskan zat perusak kulit yang ada di dalamnya.

Cara terbaik untuk melakukannya adalah yang paling sedikit menyebabkan kerusakan pada kulit.

Pilihlah waktu ketika jerawat mulai terlihat dan terasa sedikit bengkak, dengan isi yang siap dikeluarkan, dan selembut mungkin.

6. Mencuci muka dengan air panas akan membuka pori-pori agar lebih bersih

Sementara uap dari mandi air panas bisa membantu membuka pori-pori, mandi dengan air panas bisa menghilangkan penghalang pelindung alami dan membuatnya kering.

Alternatif terbaik adalah memeriksa suhu air untuk memastikan tidak terlalu panas, karena uap panas tidak akan mengimbangi kemerahan dan kekeringan pada akhirnya.

7. Semakin keras pengelupasan kulit, semakin bersih kulit

Banyak dari kita percaya bahwa jika Anda menggosok wajahmu cukup keras, semua zat yang tidak diinginkan dan sel-sel mati akan terlepas, membuat wajahmu segar dan cantik.

Pada kenyataannya, pengelupasan kulit adalah proses yang harus lembut, karena kulit bisa merenovasi dirinya sendiri dan tidak memerlukan agen eksternal untuk melakukannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru