Keluarga Duga Kekerasan di Balik Kematian SS, Polisi Periksa 7 Saksi
Kata Devi, sejauh ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang ada di lokasi kejadian saat jasad SS ditemukan maupun pihak keluarga.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Penyebab kematian pria berinisial SS (38) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang ditemukan tidak bernyawa dengan luka diduga bekas senjata tajam masih menyisakan misteri.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana mengatakan, terkait luka yang ditemukan di bagian leher SS masih dalam pemeriksaan oleh tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel.
"Kita belum bisa memastikan apakah itu pembunuhan atau bukan. Itu (penyebab luka) masih menunggu hasil autopsi, apakah ada kesengajaan atau kecelakaan," kata Devi dikonfirmasi awak media, Rabu (22/1/2025).
Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan
Kata Devi, sejauh ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang ada di lokasi kejadian saat jasad SS ditemukan maupun pihak keluarga.
"Saksi yang diperiksa banyak, sudah ada tujuh orang. Kita juga kemarin beberapa kali rekonstruksi," ucap dia.
Devi bilang, proses penyelidikan demi mengungkap penyebab kematian SS juga terhambat dengan kondisi lokasi kejadian yang telah dibersihkan sebelum polisi melakukan olah TKP.
Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
"Jadi kita ke TKP itu sudah bersih, itu salah satu kendala juga. Kita sudah berkali-kali datang ke TKP, rekonstruksi bagaimana posisi mayat saat pertama kali ditemukan dan sebagainya," beber Devi.
Sebelumnya diberitakan, warga di kawasan perumahan Mutiara Kirana, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dihebohkan dengan penemuan jasad pria dalam rumahnya.
Pria yang diketahui berinisial SS (38) itu ditemukan tewas pada Minggu (19/1/2025) oleh anak kandungnya.
Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik
Saat ditemukan posisi jasad SS tertelungkup di bawah mesin jahit. Kematian SS diduga tidak wajar lantaran ditemukan sejumlah luka diduga akibat senjata tajam di tubuhnya.
Ipar SS, Deddy mengungkapkan bahwa saat jasad SS ditemukan dengan luka sabetan senjata tajam terlihat jelas di bagian belakang kepala.
"Itu posisi sudah ada luka di bagian telinga, di bagian daun telinga ada lobang terus di kepala ada beberapa yang lebam. Hasil autopsi sampai saat ini kami belum dapat," ucap Deddy dikonfirmasi.
Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi
Deddy bilang, kuat dugaan SS meregang nyawa akibat tindakan kekerasan. Olehnya itu, pihak keluarga sudah membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News