Mandiri Benih di Wajo Tingkatkan Produksi Padi Menjadi 7,2 Ton Per Hektar
Hal ini berdasarkan pengubinan yang dilakukan pada luas 2,5 x 2,5 meter. Di mana hasil sebelumya hanya 5 ton per hektar.
PORTALMEDIA. ID, WAJO — Program Mandiri Benih Tahun 2022 di Kabupaten Wajo berhasil mendorong produktivitas petani. Dimana sekali panen petani dapat menghasilkan 7,2 ton per hektar di Desa Ujung Tanah, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo.
“Alhamdulillah di Desa Ujung Tanah di Bola, Kabupaten Wajo untuk satu hektar meningkat dari sebelumnya menjadi 7,2 ton per hektar,” kata Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, Jumat, 2 Agustus 2022.
Hal ini berdasarkan pengubinan yang dilakukan pada luas 2,5 x 2,5 meter. Di mana hasil sebelumya hanya 5 ton per hektar.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026
Salah seorang petani dari Poktan Lasapeda, Muhammad Tamrin menyampaikan rasa syukurnya.
“Saya mengucapkan kepada Bapak Gubernur Sulsel, H Andi Sudirman, terima kasih banyak telah memberikan bantuan Mandiri Benih kepada kami. Sehingga panen kami meningkat yang dulunya hanya mencapai 5 ton,” sebutnya.
“Alhamdulillah berkat dari bantuan Bapak, juga bimbingan penyuluh, sehingga panen kami bisa meningkat menjadi 7 ton mudah-mudahan ke depannya perhatian dan kebijakan tetap berpihak kepada kami,” harapnya.
Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov
Untuk di Kabupaten Wajo, pada Musim tanam April - september 2022, bantuan Mandiri Benih sebanyak 75 ribu kg yang menyasar 3.000 hektar lahan pertanian. Yang diperuntukkan untuk kelompok tani penerima bantuan sebanyak 2.339 orang petani.
Sedangkan, rencana bantuan benih musim tanam Oktober 2022 - Maret 2023. Luas 5.975 hektar dengan jumlah bantuan benih 149.375 Kg.
Diketahui, Mandiri Benih merupakan program prioritas Pemprov Sulsel yang diinisiasi oleh Gubernur Andi Sudirman untuk memberikan bantuan benih gratis yang unggul.
Baca Juga : Pemkab Pinrang Terima Bantuan Pemprov Sulsel untuk Korban Angin Kencang di Larinsang
Selain itu, benih yang dibagikan ke masyarakat minim penggunaan bahan kimia dan penangkaran dilakukan di Sulsel sendiri oleh Instalasi kebun benih milik Pemprov kerjasama dengan para petani penangkar.
Dengan target bantuan benih menyasar untuk 100 ribu hektar lahan pertanian, yang tersebar di Kabupaten/Kota di Sulsel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News