Curah Hujan Tinggi Picu Kenaikan Debit Air di Bendungan Bili-bili

ist

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Suryadarma Hasyim, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar wilayah tersebut.

PORTALMEDIA.ID, GOWA - Curah hujan dengan intensitas tinggi di Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Gowa, menyebabkan peningkatan pada debit air di Bendungan Bili-bili.

Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang mengeluarkan pengumuman resmi perihal kondisi terkini Bendungan Bili-bili.

Berdasarkan data yang tercatat per pukul 13.45 Wita, Selasa (11/02), elevasi air di Bendungan Bili-bili memcapai 99,77 mdpl dengan volume air sebesar 263,619 juta m³, melebihi batas elevasi normal yang ditetapkan pada 99,50 mdpl.

Baca Juga : Balai Pompengan Jeneberang Terus Tangani Tanggul Jebol Dampak Banjir di Luwu Utara

Dalam pengumuman tersebut menjelaskan bahwa elevasi waspada berada di 101,70 mdpl, elevasi siaga di 102,60 mdpl, dan elevasi awas 103,30 mdpl.

Untuk menjaga agar volume air tetap dalam batas normal, akan dibuka pintu pelimpah bendungan dengan total aliran keluar (outflow) sebesar 475,22 m³/dtk.

Selain itu, debit dari Sungai Jenelata juga mengalami peningkatan yang besar, dengan catatan debit di Bendungan Kampili mencapai kurang lebih 1000 m³/dtk.

Baca Juga : Pemkab Gowa Segera Ambil Alih pengerjaan Jembatan Jenelata

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Suryadarma Hasyim, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar wilayah tersebut.

"Disampaikan kepada masyarakat sekitar untuk tidak melakukan kegiatan penyebrangan sungai, menambang, dan menjala ikan di Hilir Bendungan (Hilir Sungai Jeneberang)," ungkapnya dalam pernyataan resmi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru