Banjir Lumpuhkan Makassar, Jalan Protokol Macet hingga 3 Kilometer

ist

Hendra menyebut, para pengungsi tersebut tersebar di 19 titik pengungsian.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Banjir di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kian meluas. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) banjir kini telah merendam empat kecamatan. Rabu (12/2/2025).

Kepala BPBD Makassar Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan, total jumlah pengungsi yang telah didata sudah tembus 1.255 jiwa.

"Kecamatan Manggala ada 682 jiwa, di Biringkanaya 298 jiwa, Tamalanrea 160 jiwa, dan Tamalate 115 jiwa," kata Hendra dikonfirmasi wartawan, Rabu.

Baca Juga : Angin Kencang di Makassar, Pohon Tumbang dan Atap Indekos Roboh Timpa Penghuni

Hendra menyebut, para pengungsi tersebut tersebar di 19 titik pengungsian.

"Untuk saat ini kita masih terus berupaya melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga untuk melakukan imbauan agar mereka bisa dievakuasi ke tempat lebih aman," beber dia.

Berdasarkan informasi, banjir terparah yakni di Kecamatan Manggala, disana ketinggian air sudah mencapai kurang lebih 2 meter dan nyaris menyentuh atap rumah warga.

Baca Juga : Keselamatan Warga Prioritas, BPBD Makassar Evakuasi 13 Korban di Hutan Saat Cuaca Ekstrem

"Di Manggala ada 12 titik pengungsian, sudah ada bantuan datang, kita juga koordinasi dengan Dinsos untuk pendirian dapur umum untuk kebutuhan para pengungsi," ungkap dia.

Untuk diketahui, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Daeng sejak Minggu (9/2/2025). Akibatnya Sungai Jeneberang meluap.

Warga pun mulai mengungsi ke tempat-tempat ibadah maupun sekolah untuk mengungsi. Mereka hanya membawa barang yang bisa diselamatkan.

Baca Juga : Tiang Listrik Roboh di Metro Tanjung Bunga, Timpa 4 Kendaraan

Selain itu sejumlah ruas jalan protokol juga terendam air, hal itu berdampak penumpukan kendaraan hingga kurang lebih 3 kilometer. Ditambah batas Kota Makassar dan Kabupaten Maros juga terendam banjir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru