Tanggapi Instruksi Megawati Soal Retreat Kepala Daerah di Magelang, Jokowi: Mestinya Hadir
Mantan kader PDIP itu menekankan bahwa kepala daerah yang telah dilantik seharusnya tetap hadir dalam kegiatan tersebut.
PORTALMEDIA.ID – Presiden ke-7 RI Joko Widodo merespons instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang meminta kepala daerah dari PDIP untuk tidak mengikuti retreat di Magelang.
Jokowi menegaskan bahwa kegiatan retreat tersebut merupakan bagian dari urusan pemerintahan dan bukan kepentingan partai.
"Ini kan urusan pemerintahan, yang diundang kepala daerah, yang mengundang Presiden," ujar Jokowi di kediaman pribadinya di Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (21/2/2025).
Baca Juga : Puan Tegaskan Peran PDIP sebagai Penyeimbang yang Berpihak pada Rakyat
Mantan kader PDIP itu menekankan bahwa kepala daerah yang telah dilantik seharusnya tetap hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia mengingatkan bahwa para kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat dan harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
"Ya mestinya hadir, datang, karena mereka dipilih oleh rakyat dan untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, bukan untuk yang lain," tambahnya.
Baca Juga : PDIP Gelar Rakernas I Bertepatan HUT ke-53 pada 10–12 Januari
Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi kepada kepala daerah dari PDIP untuk menunda keikutsertaan dalam retreat yang dijadwalkan berlangsung pada 21-28 Februari 2025. Keputusan ini diambil setelah penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, pada Kamis (20/2/2025).
Instruksi tersebut tertuang dalam surat DPP PDIP Nomor 7294/IN/DPP/II 2025 yang diteken langsung oleh Megawati pada 20 Februari 2025.
"Diinstruksikan kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah PDIP, untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat di Magelang pada 21-28 Februari 2025," demikian bunyi instruksi tersebut.
Baca Juga : PDIP Minta Kajian Mendalam Jika Sistem Pilkada Diubah
Retreat kepala daerah di Magelang sendiri merupakan bagian dari agenda pemerintahan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur daerah dalam menjalankan tugasnya. Presiden Prabowo Subianto secara langsung mengundang para kepala daerah untuk mengikuti kegiatan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News