Personel Brimob Datang, Bentrok Warga dan Massa Aksi di Jalan AP Pettarani Mulai Mereda
Bentrok antara warga dan massa aksi yang menolak kenaikan BBM di ruas jl AP Pettarani perlahan mereda setelah personel Brimob datang lengkap dengan senjata dan water canonnya.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Bentrok antara warga dan massa aksi yang terjadi di ruas Jalan AP Pettarani mulai mereda, setelah darangnya personel brimob dengan seragam, lengkap dengan pentungan dan penembak gas air mata.
Puluhan personel brimob terlihat datang dari arah jalan Landak pada pukul 20.45 WITA.
Sebelum menuju jalan AP Pettarani, pihak kepolisian memberikan peringatan melalui pengeras suara untuk segera membubarkan diri.
Baca Juga : Stok BBM SPBU Swasta Mulai Langka, Operasional Shell di Bekasi Lumpuh Total
Namun, massa aksi yang bentrok dengan warga terlihat tak mengindahkan peringatan polisi.
Beberapa menit kemudian, akhirnya para personel polisi yang menggunakan 3 mobil water canon dan polisi yang mengendarai sepeda motor dengan perlahan tapi pasti menuju arah jalan AP Pettarani.
Akhirnya, para warga yang menyerang ke arah jalan pendidikan dan menara Phinisi UNM akhirnya perlahan berakhir dan membubarkan diri.
Namun, ada warga yang masih belum menjauh dari jalan AP Pettarani dan mencoba untuk menyerang para massa aksi.
Di sisi lain, massa aksi kembali menyerang menggunakan kembang api.
Namun, para massa aksi yang berlindung di dalam Menara UNM dan Jalan Pendidikan belum juga terlihat membubarkan diri. Para personel Brimob akhirnya berusaha membubarkan para pengunjuk rasa.
Baca Juga : Polri Perbarui SOP Pengamanan Demonstrasi Berbasis HAM
Sebelumnya diberitakan, bentrok warga dengan massa aksi di depan UNM tak terhindarkan. Warga yang terlihat mulai jenuh dengan aksi yang hampir seharian penuh dilakukan dengan memblokade jalan AP Pettarani ini dilampiaskan dengan membakar 3 motor milik peserta aksi.
Untungnya api berhasil dipadamkan, sebelum api melahap habis 3 motor milik massa aksi yang didominasi mahasiswa UNM ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News