Beredar Video Kelompok Masyarakat Bawa Sajam ke Area PT Vale Indonesia
Menurut informasi yang diperoleh, lokasi kejadian pada video tersebut berada di Pos Seba-seba, Desa Ululere, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali.
PORTALMEDIA.ID - Jagad maya sontak digegerkan dengan beredarnya sebuah video sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan rumpun keluarga Lasapi mendatangi area kawasan Kontrak Karya milik PT Vale Indonesia Tbk, pada Kamis, 1 Mei 2025.
Menurut informasi yang diperoleh, lokasi kejadian pada video tersebut berada di Pos Seba-seba, Desa Ululere, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali.
Baca Juga : Produksi Saprolit Bahodopi Melejit 90 Persen, PT Vale Tatap Optimisme di 2026
Dari salah satu video yang diterima media berdurasi 1 menit 33 detik. Dalam video itu terlihat sejumlah masyarakat dengan gaya preman dan membawa senjata tajam berjenis badik dan parang. Bahkan situasi di lokasi tersebut terkesan tidak kondusif meski terlihat kehadiran aparat keamanan baik dari security, TNI maupun Polri.
Pasalnya, pria dengan koas berwarna merah dan memakai topi terbalik itu terlihat seakan mengintimidasi bahkan menantang duel security yang berada di lokasi tersebut layaknya seorang preman. Pria itu juga sempat mengangkat bajunya, dan terlihat terdapat benda kecil yang terselip dibagian pinggang sebelah kiri yang diduga badik.
Tidak hanya pria itu saja, tetapi dalam video juga menunjukkan pria lain yang membawa parang pada aksi tersebut. Hanya beruntungnya tidak terjadi kontak fisik antara security dan pria berbaju merah, karena terdapat masyarakat lainnya yang melerai.
Baca Juga : Kinerja Solid 2025: Laba Bersih PT Vale Melonjak 32 Persen di Tengah Tantangan Pasar
Berdasarkan informasi sumber terpercaya bahwa kedatangan kelompok masyarakat tersebut dengan dalil aksi dekonsentrasi yang di pimpin oleh pria bernama Arlan dan Busra, dengan membawa massa sekitar kurang lebih 100 orang.
Meski sempat alot di loaksi kejadian, namun dikabarkan saat ini sekelompok masyarakat tersebut telah membubarkan diri dari lokasi areal kawasan milik PT Vale.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News