PT FIF Raih Laba Bersih Rp1,13 Triliun di Kuartal I-2025
Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 2,9% secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama di tahun 2024.
PORTALMEDIA.ID, JAKARTA -- PT Federal International Finance (FIF), anak perusahaan PT Astra International Tbk
dan bagian dari Astra Financial, mencatat laba bersih sebesar Rp1,13 triliun pada periode Januari hingga Maret 2025 atau sampai dengan kuartal I-2025.
Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 2,9% secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama di tahun
2024.
Direktur Keuangan FIF, Valentina Chai, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pelanggan, mitra bisnis, dan karyawan FIF atas kontribusinya terhadap pencapaian ini.
Baca Juga : Laba Tembus Rp45,36 Triliun per Kuartal III-2024, Ini Kata Bos BRI
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan yang telah diberikan kepada FIF sebagai satu solusi untuk segala kebutuhan pembiayaan,” ujar Valentina.
“Ini semakin memotivasi kami untuk terus berupaya memberikan layanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat Indonesia. Melalui sinergi yang baik antara FIF dan seluruh pemangku kepentingan, FIF berharap dapat menciptakan nilai tambah dan berkontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi nasional,” tambahnya.
Pertumbuhan kinerja PT FIF tercermin dalam nilai penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp12,3 triliun pada kuartal I-2025, meningkat 11,82% (yoy). Peningkatan ini juga selaras dengan kenaikan jumlah unit yang dibiayai FIF, yang naik sebesar 6,38% (yoy).
Baca Juga : Laba Bersih FIF Tembus Rp 3,3 Triliun di Kuartal III
FIF juga membukukan peningkatan Net-Service Asset (NSA) sebesar 17,9% (yoy) menjadi Rp49,013 triliun hingga kuartal I-2025.
Valentina menegaskan bahwa FIF akan terus hadir bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam memenuhi berbagai kebutuhan finansial, sejalan dengan tagline perusahaan, FIFGROUP Satu Solusi Pembiayaan.
"Pertumbuhan dalam penyaluran pembiayaan mencerminkan komitmen FIF untuk menjadi solusi keuangan yang andal bagi masyarakat Indonesia," tambahnya lagi.
Selain itu, FIF mempertahankan rasio Non-Performing Finance (NPF) nett di level 0,03% pada kuartal I-2025, menjadikannya salah satu perusahaan pembiayaan dengan kinerja yang sangat sehat berdasarkan indikator yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News