Korban Terseret Arus di Sungai Takapala Gowa Ditemukan, Dievakuasi di Kedalaman 9 Meter
Namun nahas, ia diduga terseret arus sungai yang cukup deras.
PORTALMEDIA.ID, GOWA - Petani bernama Daeng Jumba (60) yang dinyatakan hilang terbawa arus di Sungai Takapala saat hendak memompa air untuk mengairi kebunnya, telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Senin (5/5/2025) pagi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar mengatakan, korban ditemukan di kedalaman 9 meter setelah tim sar gabungan melakukan penyelaman.
"Pagi tadi ditemukan. Setelah tim SAR gabungan melakukan penyelaman sedalam 9 meter, dengan titik pencarian sejauh kurang lebih sekitar 50 meter dari titik awal korban diduga terjatuh," kata Arif.
Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan
Arif bilang saat ini, jenazah korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. Diketahui korban telah dinyatakan hilang selama kurang lebih 3 hari.
"Saat ini korban telah diserahkan ke pihak keluarga," ucap Arif.
Setelah ditemukan, operasi SAR pun dinyatakan ditutup. Semua tim gabungan yang melakukan pencarian kini telah kembali ke satuan mereka masing-masing.
Baca Juga : Tim SAR Temukan 6 Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Diberitakan sebelumnya, seorang warga Pamolongan, Lingkungan Biroro, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Takapala, pada Sabtu (3/5/2025) sore.
Korban yang diketahui bernama Daeng Jumba (60) awalnya hendak memompa air untuk mengairi kebunnya sekitar pukul 17.00 Wita.
Namun nahas, ia diduga terseret arus sungai yang cukup deras.
Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Andi Sultan, membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan bahwa tim penyelamat telah dikerahkan sejak malam kejadian.
“Korban pada Sabtu sore sekitar pukul 17.00 Wita, bermaksud memompa air untuk pengairan kebunnya, namun diduga beliau justru terseret arus. Sampai saat ini pencarian masih terus dilakukan,” ujar Andi Sultan, Minggu (4/5/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News