Bak Kucing-kucingan dengan Petugas, Pemain Higgs Dominos dan Penjualan Chip Slot Tetap ada

Penulis : Reza Rivaldi
ist

Meski kepolisian telah mengeluarkan larangan permainan judi online seperti Higgs Domino Island, namun nyatanya berdasarkan penelusuran Portalmedia, masih banyak yang memainkan dan menjual chipnya meski harus kucing-kucingan dengan petugas.

PORTALMEDIA.ID. MAKASSAR - Meski secara terang-terangan Polda Sulsel telah mengeluarkan ultimatum akan menindak tegas segala bentuk judi online, namun nyatanya judi online khususnya permainan Higgs Domino Island sudah menjadi candu tersendiri bagi kelompok masyarakat tertentu. 

Setidaknya hal ini lah yang ditemukan portalmedia, berdasarkan penelusuran, permainan ini masih menjadi sahabat bagi sebagian orang, apalagi bagi yang memang telah menjadi pemain andal dalam permainan yang menawarkan banyak fitur seperti permainan kartu gaple, kartu remi, dan masih banyak lagi. Namun, yang paling banyak peminatnya yakni permainan slot.

Bedanya bermain game Higgs Domino Island tak lagi dilakukan secara terang-terangan. Penjualannya pun dari penelusuran portalmedia semingguan ini, hampir sudah tidak ada yang memampang jelas tulisan "Sedia Chip" seperti sebelum-sebelumnya. 

Baca Juga : Mensos Ungkap 571.410 Rekening Bansos Terindikasi untuk Judi Online

Namun bak main kucing-kucingan dengan petugas, permainan ini masih bisa diakses dan penjualan chip juga masih tersedia namun dengan modus-modus tertentu. Para penjual biasanya juga ikut bermain, caranya jika mereka menang langsung menawarkan ke para pemain lainnya.

Hal ini tentunya lumrah ditemukan dibeberapa Warung Kopi (Warkop) di Kota Makassar. Seringnya juga pemain dan pembeli ini saling kenal atau berteman sehingga kucing-kucingan dengan petugas bukan menjadi hal yang luar biasa. 

Salah satu pemain game Higgs Domino Island, Amir menceritakan soal kecanduannya dalam memainkan permainan ini. Kata dia, awal mulanya bermain game tersebut karena dibagikan chip secara gratis oleh teman-temannya.

Baca Juga : Heboh Akun Instagram Gibran Follow Judi Online, Begini Penjelasan Setwapres

"Jadi awalnya kan itu ditahun 2019 awal-awal Covid-19 kan itu kita jarang keluar. Jadi teman-teman sering nongkrong di rumah. Di situ saya dikasi kayaknya sekitar 2 B. Saya kan tidak tau awalnya cara main di permainan slotnya, jadi habis percuma," jelas pria berusia 27 tahun saat berbincang dengan Portalmedia, belum lama ini. 

Kata pria yang kesehariannya bekerja sebagai wiraswasta ini mengaku dirinya mulai kecanduan setelah mengetahui chip itu dapat dijual dan mendapatkan keuntungan besar.

"Saya mulai serius maini karena saya lihat teman itu dia jual, baru beli handphone karena dia Jackpot. Jadi saya minta chipnya untuk main juga," ungkapnya.

Baca Juga : PPATK Bekukan 5.000 Rekening Judi Online, Transaksi Tembus Rp600 Miliar

Amir juga mengungkapkan pertama kali menang saat mendapatkan jackpot besar 70 B, saat itu Amir menjualnya dan mendapatkan uang tunai sekitar Rp 4 juta lebih.

"Disitu saya beli handphone, traktir teman-teman dan beli chip lagi karena siapa tau menang," cakapnya sembari senyum.

Amir mengaku telah memainkan permainan itu selama 2 tahun lamanya. Tentunya dirinya pernah kalah dalam permainan game itu.

Baca Juga : Rusak Moral Bangsa, Deng Ical Desak Komdigi Basmi Prostitusi Online

"Sudah lamama main, paling besar kalah pernah itu Rp 1 juta lebih. Itu uang tabungan usaha dikasi jadi modal," ujarnya dalam dialek khas Makassar.

Permainan itu, kata Amir biasa ia mainkan pada saat waktu langgang, misinya agar mendapatkan uang jajan tambahan.

"Selama saya kasi berdiri usaha, itu saya mainkan kalau waktu kosong saja. Hasilnya kalau menang beli rokok, bayar voucher listrik juga," ungkapnya.

Baca Juga : OJK Blokir 8.500 Rekening Terkait Judi Online

Untuk diketahui, dalam aplikasi Higgs Domino Island itu pemain membutuhkan untuk bermain "chip", yang kadang dibeli langsung dengan uang tunai.

Harga chip juga bervariatif, seperti 1 B chip berharga kisaran rupiah mencapai Rp 60 ribu atau bahkan lebih. Jika pemain menang dapat dijual kembali dan mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat.

Chip ini juga sebelumnya sangat mudah didapat, misalnya di Kota Makassar sejumlah warung-warung kelontong maupun konter penjualan pulsa memperjualbelikannya secara bebas. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru