Massa Aksi Cipayung Plus Merangsek Masuk Balai Kota Makassar
Ratusan massa aksi tergabung dari beberapa organisasi kemahasiswaan, sebut saja HMI, PMII, GMKI, LMND dan masih banyak lagi.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Aliansi berbagai organisasi kemahasiswaan di Kota Makassar yang menamakan dirinya Cipayung Plus melakukan aksi massa di depan Balaikota Makassar, Jum'at (9/9/2022).
Dari pantauan Portal Media, massa aksi terlihat datang dari Jalan Kajaolalido, kemudian berbelok ke kiri, ke arah Jalan Ahmad Yani.
Ratusan massa aksi tergabung dari beberapa organisasi kemahasiswaan, sebut saja HMI, PMII, GMKI, LMND dan masih banyak lagi.
Baca Juga : Polri Perbarui SOP Pengamanan Demonstrasi Berbasis HAM
Salah-satu orator mengatakan bahwa masalah seperti ini sudah sangat banyak menimbulkan kerugian-kerugian besar terutama di masyarakat kalangan bawah.
"Tidak heran lagi jika saat ini banyak masyarakat yang menderita akibat kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang tidak memikirkan dampak yang dirasakan masyarakat," jelasnya dalam orasi.
"Maka dari itu kami dari Cipayung Plus Kota Makassar meminta kepada orang yang bertanggung jawab atas kebijakan ini agar memperbaiki dan merubah kebijakan yang telah ditetapkan," tegasnya.
Baca Juga : Mahasiswa Makassar Kritik Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Soroti Program Makan Bergizi Gratis
Pantauan Portal Media, beberapa massa juga berangsur-angsur semakin bertambah, mereka datang lengkap dengan bendera organisasinya.
Bahkan, salah-satu aktivis tahun 98 asal Makassar bernama Albert George aktivis reformasi 98, juga ikut datang dan menuntut hal yang sama dengan massa aksi.
Beberapa menit kemudian, salah-satu orator mengatakan kepada para massa aksi apakah mereka ingin membawa perwakilan ke dalam gedung Balai Kota atau semuanya ingin masuk.Sontak semua berkata semuanya. "Semua," teriak para massa aksi.
Baca Juga : Makassar Membara! Kantor DPRD Diserbu Massa Hingga Bakar Sejumlah Mobil
Akhirnya, massa aksi mencoba untuk merangsek masuk ke dalam Balaikota namun dihadang oleh puluhan personil polisi dan Satpol PP.
Massa aksi dan personil Polisi serta Satpol PP terlibat saling dorong. Para mahasiswa kemudian membakar ban di depan para penjaga dan menendang masuk ban yang sudah dibakar agar para personil polisi dan Satpol PP mundur.
Bahkan, ada salah seorang yang mencoba untuk memprovokasi polisi dan satpol PP.
Baca Juga : Duduk Bersama Demonstrasi, Bupati Bantaeng Uji Nurdin Jelaskan Penyebab PHK di KIBA
Diawal, massa aksi berhasil memukul mundur personil polisi dan Satpol PP, namun itu tak berlangsung lama.
Lebih lanjut, setelah aksi saling dorong, massa aksi akhirnya memutuskan untuk membawa perwakilan mahasiswa kedalam kantor balaikota dan berdialog dengan perwakilan dari Kesbangpol Makassar bernama Zainal.
Zainal mengatakan bahwa semua tuntutan dari pihak mahasiswa akan menyampaikannya kepada Walikota Makassar.
Baca Juga : Mahasiswa UMI Makassar Mulai Blokade Jalan, Peringati 29 Tahun Tragedi Amarah
Berikut adalah tuntutan dari para massa aksi :
1. Tolak Kenaikan BBM
2. Copot Menteri ESDM, Menteri BUMN, dan Komisaris Pertamina
3. Copot Kapolri, Kapolda, Kapolrestabes, dan stop tindakan Represifitas terhadap aktivis
4. Usut tuntas Mafia Migas
5. Tunda Mega Proyek
6. Kendalikan harga Pangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News