Pemerintah Beri Kewenangan Istimewa kepada Kopdes Merah Putih: Bisa Jual LPG, Pupuk, hingga Asuransi
Wakil Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono mengatakan, Kopdes Merah Putih akan berperan sebagai penyalur resmi produk-produk vital bagi masyarakat desa.
PORTALMEDIA.ID - Pemerintah akan memberikan kewenangan khusus kepada Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) untuk mendistribusikan berbagai produk strategis milik BUMN, mulai dari gas LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, hingga layanan keuangan dan asuransi.
Langkah ini diambil guna memotong rantai distribusi yang dinilai terlalu panjang dan tidak efisien.
Wakil Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono mengatakan, Kopdes Merah Putih akan berperan sebagai penyalur resmi produk-produk vital bagi masyarakat desa.
Baca Juga : Pemerintah Siapkan 27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Mulai Beroperasi
“Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih itu pasti nanti akan diberi privilege untuk menjual gas LPG 3 kilogram, menjadi penyalur pupuk bersubsidi, serta produk-produk dari bank BUMN seperti BRI Link,” ujar Ferry.
Selain itu, koperasi ini juga akan diberi akses untuk menjual produk asuransi milik PertaLife. Menurut Ferry, masyarakat desa juga memerlukan perlindungan finansial seperti asuransi pertanian agar hasil panen mereka terjamin.
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah menyederhanakan jalur distribusi barang agar harga di tingkat konsumen lebih terjangkau.
Baca Juga : Kopdes Merah Putih Siapkan 80 Ribu Gerai Ritel, Menkop Ajak ICMI Terlibat
“Selama ini rantai distribusi terlalu panjang, membuat harga seperti pupuk di pasar seringkali lebih tinggi dari HET (Harga Eceran Tertinggi). Dengan koperasi ini, kita ingin masyarakat desa bisa mendapatkan harga yang lebih adil,” tegasnya.
Ferry menampik anggapan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih akan mematikan agen atau unit usaha lokal yang sudah ada. Menurutnya, koperasi ini justru akan memperluas akses distribusi tanpa menghilangkan peran pelaku usaha yang telah lebih dulu beroperasi.
“Agen tetap ada. Ini justru menambah saluran distribusi,” jelasnya.
Baca Juga : Sulsel Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Pelatihan 930 Pendamping Koperasi Merah Putih
Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hingga saat ini, pemerintah telah membangun sekitar 80.400 koperasi desa-kelurahan di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan sebelumnya menyebut bahwa modal awal setiap koperasi ditaksir mencapai Rp3 miliar hingga Rp5 miliar.
Sementara Deputi Bidang Pengembangan Usaha Kemenkop UKM, Panel Barus, memperkirakan program ini akan menciptakan hingga 1,6 juta lapangan kerja baru di desa-desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News