Gunakan Baju Dinas, Oknum ASN di Sulsel Tendang Motor Emak-emak hingga Terjungkal
Oknum ASN, yang belakangan dikatahui sebagai salah satu ASN Dispora Sinjai berinisial AA melakukan tindak arogan di jalan dengan menendang motor seorang perempuan atau emak-emak.
PORTALMEDIA.ID, SINJAI - Jagad maya khususnya di Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali dibuat heboh dengan viralnya sebuah video yang memperlihatkan sigap arogan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) menendang sepeda motor milik emak-emak hingga terjatuh.
Dari informasi yang dihimpun, lokasi video viral itu di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (13/9/2022) siang tadi.
Oknum ASN diduga melakukan aksi itu lantaran emosi karena mobil yang kemudikannya bersenggolan dengan motor yang dikendarai emak-emak tersebut.
Baca Juga : ASN di Sulsel Kerja Fleksibel saat Akhir Tahun
Dalam video berdurasi 16 detik itu terlihat oknum ASN yang berseragam lengkap berdiri di depan mobil miliknya sembari menikmati rokoknya.
Tepat di sisi kanannya nampak emak-emak itu berusaha membangunkan motornya usai terjatuh.
Setelah berhasil membangunkan motor miliknya, tiba-tiba dengan arogannya oknum ASN itu melayangkan tendangannya ke arah motor emak-emak itu.
Baca Juga : Kesetaraan Gender di Birokrasi Menguat, Representasi Perempuan Masih Perlu Didorong
Seketika pula emak-emak itu kaget hingga motornya pun ikut terjungkal jatuh ke depan dan nyaris menabrak pengendara lainnya.
ASN Dispora
Viralnya video itu pun membuat Kepolisian Resor (Polres) Sinjai langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Informasi yang didapat, oknum ASN itu berinisial AA.
AA juga disebut-sebut merupakan ASN yang berdinas di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Polisi juga telah mengamankan pelaku dan kini masih menjalani pemeriksaan.
Baca Juga : Berlaku Maret 2025, Inilah Jam Kerja PNS Selama Ramadhan 1446 H
"Saat ini sudah diamankan di Kantor (Mapolres Sinjai) untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Syafruddin kepada wartawan.
Syafruddin juga mengungkapkan pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Kalau kronologinya belum bisa kami jelaskan, sementara dalam proses pemeriksan," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News