Polisi Selidiki Aksi Provokasi OTK di Sejumlah Kampus Makassar, Pastikan Situasi Kondusif dan Aman

ist

Arya menjelaskan, aksi OTK yang masuk ke kampus-kampus dilakukan sambil mencari mahasiswa dari salah satu daerah di Sulsel.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Kepolisian tengah menyelidiki aksi provokasi yang dilakukan oleh puluhan orang tak dikenal (OTK) di sejumlah kampus di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Insiden terjadi pada Kamis (24/7/2025), saat sekelompok OTK menerobos masuk ke lima kampus berbeda sambil meneriakkan ajakan konfrontasi.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menegaskan bahwa situasi Kota Makassar saat ini berada dalam kondisi kondusif.

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

Ia membantah adanya aksi sweeping terhadap mahasiswa dari daerah tertentu, yang sebelumnya sempat ramai di media sosial.

“Situasi saat ini kondusif. Tidak ada sweeping pelat daerah terhadap mahasiswa. Berita-berita seperti itu adalah hoaks,” tegas Arya kepada awak media, Senin (28/7/2025).

Arya menjelaskan, aksi OTK yang masuk ke kampus-kampus dilakukan sambil mencari mahasiswa dari salah satu daerah di Sulsel.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Namun, kepolisian memastikan bahwa insiden tersebut bukan merupakan konflik antarkelompok ataupun konflik daerah.

“Permasalahan ini dipicu oleh urusan pribadi, bukan konflik antarkelompok atau antarwilayah. Namun, kami tetap bertindak tegas terhadap pelaku yang melakukan tindakan kriminal,” katanya.

Selain menyelidiki para pelaku lapangan, kepolisian juga tengah memburu penyebar informasi palsu yang memicu keresahan di masyarakat, termasuk konten-konten provokatif di media sosial.

Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik

“Polrestabes telah melakukan penyelidikan ke sejumlah lokasi. Pelaku penyebar hoaks dan provokator akan kami tangkap. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya mahasiswa, agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” jelas Arya.

Diketahui, aksi teror dilakukan puluhan OTK, sebelum menerobos masuk ke kampus-kampus, kelompok OTK tersebut juga diketahui sempat memasang baliho bertuliskan "Undangan Perang Terbuka" di sekitar kawasan Fly Over Jalan AP Pettarani, Makassar.

Aksi mereka dilakukan menggunakan sejumlah sepeda motor dengan suara bising dan teriakan bernada provokatif.

Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi

Pihak kepolisian mengaku terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar serta pemerintah daerah lainnya untuk memastikan stabilitas keamanan, terutama di lingkungan kampus.

“Kami pastikan mahasiswa yang akan beraktivitas di kampus tetap aman. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” tutup Kapolrestabes.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru