Mabes Polri Datangi Polda Sulsel Buntut Penggerebekan Markas Batalyon 120 dan Pencopotan Iptu Faizal
Itsus Polri sudah berada di Polda Sulsel.
PORTALMEDIA,ID. MAKASSAR -- Buntut panjang perkara penggerebekan markas Organisasi Masyarakat (Ormas) Batalyon 120 kini menjadi perhatian Markas Besar (Mabes) Polri.
Informasi yang didapat, saat ini tim Inspektorat Khusus (Itsus) Polri dari Jakarta, sudah berada di Kantor Polda Sulsel di Kota Makassar.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana membenarkan perihal kedatangan Itsus Mabes Polri. Dia menyebut, kedatangan Itsus dalam rangka mengklarifikasi ihwal penggerebekan Ormas Batalyon 120 hingga mutasi Iptu Faizal.
Baca Juga : Sinergi Pemkot dan Polri Jadi Kunci, Aliyah Mustika Ilham Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80
"Benar, (tim Itsus) sudah di Makassar mau cek pemberitaan soal itu (penggerebekan Batalyon 120 dan pencopotan Iptu Faizal)," ungkap Komang kepada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (14/9/2022) malam.
Komang mengaku tidak begitu banyak tahu secara pasti kedatangan tim Itsus Mabes Polri ke Makassar. Namun salah satunya untuk lakukan investigasi.
"Dalam rangka investigasi pemberitaan itu saja (Batalayon 120 dan Iptu Faizal) yang saya tahu. Nanti saya cek lagi," ucapnya.
Baca Juga : Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Pemkot Makassar dan Polrestabes Hadirkan Layanan Publik Gratis
Sekedar diketahui, selama beberapa hari belakangan ini, Makassar dihebohkan dengan berita penggerebekan organisasi pemuda yang dikenal dengan nama Batalyon 120.
Selain karena organisasi pemuda ini merupakan bentukan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, hal lain yang membuat heboh adalah pada saat penggerebekan ada ratusan senjata tajam yang ditemukan petugas.
Di antaranya, 164 anak panah busur, 4 buah parang, 1 senjata rakitan jenis paporo, 3 buah ketapel panah busur, dan 38 botol bekas minuman keras
Baca Juga : Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang
Selain itu polisi juga mengamankan sedikitnya 48 orang oknum anggota atau pemuda binaan Batalyon 120 di lokasi tersebut. Dari puluhan orang yang diamankan rata-rata masih berstatus pelajar.
Polisi melakukan penggeledahan di sekretariat Batalyon 120 yang terletak di Jalan Korban 40.000 Jiwa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Minggu (11/9/2022) dini hari lalu.
Diketahui Batalyon 120 Makassar merupakan organisasi pemuda bentukan Danny Pomato yang merekrut para pemuda atau anak lorong berusia 15 hingga 35 tahun yang merupakan mantan preman atau dikenal sebagai pembuat onar dan pasukan perang di daerahnya. Diresmikan pada 20 Januari 2022 lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News