Wabup Gowa Dorong Produktivitas Jagung Lewat Varietas Unggulan NK Sumo Sakti
Darmawangsyah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat swasembada pangan, khususnya pada sektor padi dan jagung.
PORTALMEDIA.ID, GOWA – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menghadiri Panen Raya Jagung NK Sumo Sakti yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Gowa, di Desa Manjapai, Kecamatan Bontonompo, Selasa (12/8/2025).
Dalam sambutannya, Darmawangsyah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat swasembada pangan, khususnya pada sektor padi dan jagung. Ia menilai panen raya kali ini menjadi bukti nyata upaya peningkatan produksi jagung di Gowa.
"Hari ini kita panen sekaligus menghadiri NK Sumo Sakti Expo. Kita akan terus dorong kualitas bibit jagung unggul yang bisa menghasilkan produksi besar dan diterima pasar domestik maupun nasional," ujarnya.
Baca Juga : Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Ia memastikan Pemkab Gowa akan menyalurkan bantuan pertanian secara tepat sasaran. Menurutnya, sektor pertanian adalah salah satu penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami akan memastikan bantuan benar-benar sampai ke petani, serta memperkuat kolaborasi antara daerah, provinsi, dan pusat demi kesejahteraan mereka," jelasnya.
Darmawangsyah juga memuji varietas jagung NK Sumo Sakti yang dikembangkan Syngenta, yang mampu menghasilkan hingga 11 ton per hektare.
Baca Juga : Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan, RSUD Syekh Yusuf - BSI Lakukan Penandatanganan MoU
"Bibit seperti ini harus kita sebarkan ke masyarakat, baik lewat pembelian langsung maupun bantuan pemerintah. Semakin tinggi produksi, semakin besar pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat," terangnya.
Kepada pengurus KTNA yang baru dilantik, ia berpesan agar aktif membina dan mengawal kelompok tani.
"Fokuslah pada pengawasan, pembinaan, dan peningkatan kesejahteraan petani," tutupnya.
Baca Juga : Pelantikan Panitia PTSL 2026, Bupati Gowa Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Fajaruddin, memaparkan bahwa produksi jagung di Gowa terus meningkat. Luas tanam jagung saat ini mencapai 53 ribu hektare, dengan lonjakan hasil panen dari rata-rata 6,7 ton per hektare pada 2024 menjadi 10,7–11 ton per hektare di 2025.
Peningkatan ini didorong oleh intervensi pemerintah melalui bantuan benih, pupuk hayati, pendampingan penyuluh, hingga insentif bagi petugas lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News