Sosialisasikan Perda No.5 Tahun 2019, Andi Tenri Uji Minta Stop Diskriminasi Perempuan

ist

Perda PUG dalam Pembangunan membahas terkait peran penting perempuan dalam pembangunan.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -  Anggota DPRD Kota Makassar Fraksi PDIP, Andi Tenri Uji Idris melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Perda No. 5 Tahun 2019 Tentang Pelaksanaan Pengarustamaan Gender (PUG) Dalam Pembangunan pada Minggu (10/8/2025) di Hotel Almadera Makassar.

Turut Hadir sebagai Narasumber Kepala UDD PMI Sulsel, dr.A.Miranty FP, DPDK, Tokoh Perempuan, Melani Mustari, dan Aktivis, Rusly Leli.

Baca Juga : Dorong Perempuan Kreatif, Andi Tenri Uji Idris Jadikan Urban Farming Solusi Ekonomi Keluarga di Jongaya

Andi Tenri menjelaskan, Perda PUG dalam Pembangunan membahas terkait peran penting perempuan dalam pembangunan. Tidak ada lagi pandangan sebelah mata atau diskriminatif terhadap perempuan, semua sama dimata regulasi ini perihal peran-peran aktif.

“Asas dan tujuan Perda PUG dalam Pembangunan membahas terkait peran penting perempuan dalam pembangunan. Tidak ada lagi pandangan sebelah mata terhadap perempuan sehingga semua sama pada regulasi ini perihal peran-peran aktif.”, ujarnya.

Salah satu tujuan PUG, sambung Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Makassar ini, sebagai acuan seluruh pihak dalam semua aspek pembangunan. Mulai dari pemerintah, swasta, lembaga hingga, kelompok masyarakat dalam menyusun strategi pengintegrasian gender.

Baca Juga : Reses di Parang Tambung: Andi Tenri Uji Idris Dorong Kemandirian Ekonomi Petani dan Nelayan

“Pengintegrasian ini merupakan sosial kontrol dan tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Makanya ada kesamaan gender di mata hukum ataupun kontribusi terhadap kemajuan kota kita tercinta,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UDD PMI Sulsel, dr.A.Miranty FP, DPDK, mengatakan, Perempuan masa kini memiliki peran yang semakin luas dan beragam, tidak hanya terbatas pada urusan domestik, tetapi juga dalam berbagai bidang pembangunan dan kemajuan bangsa.

Mereka berperan penting dalam keluarga, masyarakat, dan dunia kerja, serta menjadi agen perubahan dalam berbagai sektor. 

Baca Juga : Diskusi dengan Kader HMI, Tenri Uji Idris: Perempuan Harus Mandiri di Rumah, Tangguh di Parlemen

" Untuk itu, diperlukan upaya bersama untuk memberdayakan perempuan, menghapus kesenjangan gender, dan menciptakan lingkungan yang setara bagi perempuan untuk berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,"katanya.

Dalam Sosper ini, sejumlah warga juga menceritakan tentang kurangnya kesetaraan dalam rumah tangga.

Banyak dari mereka merasa hanya berdiam diri di rumah mengurus anak dan suami tanpa mendapatkan hak seutuhnya sebagai perempuan.

Baca Juga : Andi Tenri Uji Idris Tegaskan Aspirasi Warga Mariso Harus Masuk Dokumen Perencanaan Musrenbang 2026

Menanggapi hal itu, Tokoh Perempuan, Melani Mustari, mengatakan, perempuan perlu berdaya untuk mengembangkan potensi diri dan berpartisipasi aktif dalam berbagai bidang, termasuk dalam pekerjaan dan kegiatan sosial. 
Dengan mewujudkan kesetaraan dalam rumah tangga, keluarga akan menjadi lebih harmonis, sejahtera, dan bahagia. Selain itu, anak-anak juga akan tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan mendukung perkembangan mereka. 

"Saatnya ibu-ibu ke luar dari zona nyamannya. Jangan hanya urus rumah, tapi juga

perlu urus dirita. Kita bahagia, keluarga senang,"tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru