Perampok Sadis di Bantaeng Dibekuk Resmob Polda Sulsel, Santroni Korban Saat Tidur
Dari hasil penyelidikan, Alimuddin diketahui tidak beraksi sendirian.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap Alimuddin (44), salah satu pelaku perampokan yang disertai percobaan pembunuhan di Kabupaten Bantaeng.
Aksi sadis ini terjadi di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, pada Kamis (19/6/2025).
Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, mengatakan penangkapan dilakukan di wilayah Kabupaten Gowa setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan intensif.
Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan
“Resmob Polda Sulsel memback-up Polres Bantaeng terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang diawali percobaan pembunuhan,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).
Korban berinisial AD (48) diserang saat tertidur di rumahnya. Salah satu pelaku menghantam kepala korban dari belakang lalu membacok punggungnya menggunakan senjata tajam.
Sementara pelaku lainnya mengambil telepon genggam korban hingga harta berharga lainnya.
Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
“Akibat serangan itu, korban mengalami luka serius sebelum akhirnya ditolong warga dan dibawa ke fasilitas kesehatan,” jelas Wawan.
Dari hasil penyelidikan, Alimuddin diketahui tidak beraksi sendirian. Ia bersama rekannya, Aco, yang diduga menjadi otak perampokan sekaligus percobaan pembunuhan tersebut.
“Alimuddin ikut setelah diajak oleh Aco dengan iming-iming uang Rp1 juta,” beber Wawan.
Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik
Alimuddin sendiri diamankan di Kabupaten Gowa. Sementara Aco lebih dulu diamankan aparat Polres Bantaeng.
“Yang kami amankan di Gowa ini bertugas mengambil HP korban setelah rekannya melakukan penyerangan,” kata Wawan.
Dalam pemeriksaan, Alimuddin mengakui perannya dalam kejadian itu. Kini keduanya telah diamankan dan akan diproses hukum lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News