Waspadai Risiko yang Muncul Jika Jarak Kehamilan Terlalu Dekat

Ilustrasi. Foto: istock

Berapa jarak ideal kehamilan antara anak pertama dan anak kedua? Apakah sehat jika jarak kehamilan terlalu dekat?

PORTALMEDIA.ID - Kehamilan membuat perubahan drastis pada tubuh seorang ibu. Bukan hanya fisik, tapi juga hormon dan psikologis.

Hal ini sebagian dipengaruhi karena bukan hanya menjalani kehamilan selama 9 bulan 10 hari, tapi setelahnya ibu juga menyusui selama 2 tahun dan tubuh masih harus kembali beradaptasi.

Kondisi ini tentunya sangat menguras fisik dan emosi ibu. Untuk itu penting bagi orangtua untuk memperhatikan jarak kehamilan.

Baca Juga : Bagaimana Hukum Puasa bagi Bumil?, Simak Penjelasannya

Sebaiknya jangan terlalu dekat karena ada risiko kesehatan yang harus dihadapi. Hal ini diingatkan oleh dr. Andri Welly, SpOG, yang praktik di RSIA Tambak dalam akun Instagramnya @andriwelly_.

"Jarak antar kehamilan ditujukan untuk mengoptimalkan kondisi tubuh dan kesehatan ibu, karena setelah melahirkan banyak terjadi perubahan pada tubuh ibu," ungkap dr Andri, dikutip PORTALMEDIA.ID dari laman dream.co.id.

Ada beberapa risiko yang sangat mungkin terjadi pada ibu dan janin bila jarak kehamilan terlalu dekat. Antara lain ibu terkena anemia saat hamil, melahirkan bayi prematur, ibu butuh transfusi darah, terjadi robekan rahim dan janin bisa mengalami kematian dalam kandungan.

Idealnya Minimal 18 Bulan

Baca Juga : Gelar Open House, GMTD dan YSPA Beri Edukasi Parenting Bahaya Gadget Bagi Anak

Tubuh ibu membutuhkan waktu untuk pulih setelah hamil, melahirkan dan menyusui. Bila hamil terlalu cepat setelah melahirkan, membuat pemulihan tidak optimal. Hal ini bisa mempengaruhi kondisi ibu dan janin secara signifikan.

"Dari sisi tumbuh kembang anak, idealnya anak harus melewati 1.000 HPK (hari pertama kehidupan). Jadi, sebaiknya jarak antar kehamilan yaitu dari 18-24 bulan, tergantung riwayat kehamilan sebelumnya," pesan dr. Andri.

Untuk itu, saran dr Andri, mulai sekarang atur jarak kehamilan. Konsultasikan dengan bidan atau dokter agar jarak kehamilan tak terlalu dekat, bisa dengan menggunakan kontrasepsi yang dirasa cocok bagi ayah dan bunda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru