Langkah Nyata Wujudkan Towuti Pulih: PT Vale Fokus Bersihkan Sisa Tumpahan dan Tanggapi Aduan Warga

ist

Sejak hari pertama, PT Vale menurunkan tim tanggap darurat bersama kontraktor dan ratusan warga untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai terdampak, mulai dari Desa Lioka, Langkea Raya, Baruga, Wawondula, Matompi, hingga Timampu.

PORTALMEDIA.ID, TOWUTI — Tiga belas hari setelah kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan masyarakat dan lingkungan secara menyeluruh. Fokus perusahaan tidak hanya pada pembersihan fisik, tetapi juga pada penanganan aduan warga sebagai bagian dari transparansi dan tanggung jawab.

Sejak hari pertama, PT Vale menurunkan tim tanggap darurat bersama kontraktor dan ratusan warga untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai terdampak, mulai dari Desa Lioka, Langkea Raya, Baruga, Wawondula, Matompi, hingga Timampu. Setiap hari, pukul 07.00–15.00 WITA, pekerjaan kemudian terus dilanjutkan selama 24 jam oleh tim PT Vale guna memastikan tidak ada lapisan minyak yang tersisa.

Keseriusan ini diakui oleh Aroyos, warga Dusun Molindowe, Desa Lioka, yang pertama kali menemukan kebocoran. “Sawah saya terdampak, ternak juga. Tapi respon PT Vale sangat cepat. Dari hari pertama langsung sigap, melibatkan kontraktor dan masyarakat, mati-matian untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Baca Juga : Produksi Saprolit Bahodopi Melejit 90 Persen, PT Vale Tatap Optimisme di 2026

Hingga hari ke-13, total 162 aduan resmi telah diterima melalui Posko Pengaduan & Informasi di Kantor Camat Towuti, Posko Tambahan di Desa Timampu, serta Hotline 24 jam.

Aduan yang masuk mencakup berbagai isu, mulai dari dampak terhadap lahan pertanian, akses air bersih, hingga keluhan kesehatan. Pendekatan transparan ini memastikan setiap suara warga terdengar dan ditindaklanjuti dengan jelas.

Salah satu aduan terkait aroma menyengat di Dusun Molindowe direspons dengan menurunkan tim medis dan tim industrial hygiene untuk memeriksa kesehatan warga sekaligus mengukur kualitas udara.

Baca Juga : Kinerja Solid 2025: Laba Bersih PT Vale Melonjak 32 Persen di Tengah Tantangan Pasar

Masikua, salah satu warga, merasakan manfaat dari langkah tersebut. “Sekarang sudah berangsur pulih. Kalau di dalam rumah, bau sudah tidak tercium lagi, beda dengan minggu lalu. Saya senang, merasa ada perhatian, tidak dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Pemulihan Towuti tidak berhenti pada penanganan darurat. Kerangka pemulihan jangka pendek, menengah, dan panjang telah disusun dengan mengacu pada rekomendasi tim ahli independen dan arahan solutif dari Pemda Luwu Timur.

“Komitmen kami masih sama: memastikan keselamatan warga dan pemulihan lingkungan melalui koordinasi intensif, kolaborasi, dan keterbukaan. Setiap aduan masyarakat adalah prioritas, dan kami akan terus hadir sampai Towuti benar-benar pulih,” ujar Endra Kusuma, Head of External Relations PT Vale Indonesia Tbk.

Baca Juga : Dukung Asta Cita Presiden dan SDGs Ketahanan Pangan, PT Vale Panen Bersama Demplot Padi Berkelanjutan di Kolaka

Pendekatan PT Vale bukan hanya soal tanggung jawab korporasi, tetapi juga tentang kebersamaan. Dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pembersihan hingga penyelesaian aduan, proses pemulihan menjadi bagian dari gerakan kolektif untuk mengembalikan kehidupan Towuti.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru