Pemkab Gowa Sambut Program Tebar Benih Ikan, Dorong Peningkatan Ekonomi dan SDM
Dengan tambahan benih dari Kementerian, potensi pengembangan perikanan di wilayah ini semakin besar.
PORTALMEDIA.ID, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa menyambut baik program tebar benih ikan nila dan ikan mas yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI melalui Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi, dan Komunikasi (BPPMPV KPTK). Kegiatan ini berlangsung di Danau Mawang, Kecamatan Somba Opu, Jumat (12/9/2025).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan penebaran benih ikan akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama nelayan dan warga sekitar danau. Menurutnya, kegiatan ini dapat mendorong peningkatan pendapatan sekaligus kesejahteraan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Kemendikdasmen atas penebaran benih di Danau Mawang. Insyaallah, ini akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ujar Husniah.
Baca Juga : Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Ia menambahkan, sebelumnya Pemkab Gowa juga telah melakukan tebar benih ikan nila sebanyak 25 ribu ekor di Bili-Bili dan 15 ribu ekor di Danau Mawang. Dengan tambahan benih dari Kementerian, potensi pengembangan perikanan di wilayah ini semakin besar.
“Kegiatan ini sejalan dengan Astacita Presiden, khususnya di bidang pangan. Untuk mewujudkan SDM unggul, dibutuhkan ketahanan pangan yang kuat. Maka pertanian, perikanan, dan pendidikan harus berjalan beriringan,” jelasnya.
Selain penebaran benih ikan, acara juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Gowa dan Badan Pengembangan serta Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen RI. Kesepakatan itu meliputi pengembangan, pembinaan, dan perlindungan bahasa Indonesia serta bahasa daerah.
Baca Juga : Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan, RSUD Syekh Yusuf - BSI Lakukan Penandatanganan MoU
“Kami mendukung upaya ini untuk memperkuat karakter bangsa melalui literasi, menjaga martabat bahasa Indonesia, sekaligus melestarikan bahasa dan sastra daerah,” tambah Husniah.
Kepala BPPMPV KPTK, Lismanto, menjelaskan program ini merupakan hasil inovasi pendidikan vokasi, di mana guru-guru SMK dilatih untuk memproduksi benih ikan secara mandiri. Dari situ lahir benih ikan nila dan mas yang kini ditebar di Danau Mawang dengan jumlah mencapai 20 ribu ekor.
“Program ini bukan sekadar pembenihan, tetapi juga bukti nyata bahwa pendidikan vokasi mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Lismanto.
Baca Juga : Pelantikan Panitia PTSL 2026, Bupati Gowa Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, menekankan pentingnya membangun SDM unggul melalui literasi sekaligus mendukung ketahanan pangan.
“Kegiatan tebar benih ikan adalah ikhtiar bersama untuk memanfaatkan kekayaan lokal di Gowa demi kesejahteraan masyarakat sekaligus fondasi pembangunan bangsa,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News