Tersentuh Pidato Jokowi, Bestari Barus Tinggalkan Nasdem dan Bergabung dengan PSI
Bestari menilai Jokowi percaya PSI akan terus berperan dalam pemerintahan ke depan. Keyakinan itu pula yang mendorongnya beralih haluan.
PORTALMEDIA.ID - Mantan kader Partai Nasdem, Bestari Barus, resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia mengaku keputusan tersebut didorong oleh rasa kagum terhadap pidato Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, saat Kongres PSI di Solo beberapa waktu lalu.
“Saya cukup tersentuh ketika Pak Jokowi dalam pidatonya di Kongres PSI menyampaikan, ‘saya mendukung PSI, saya akan bekerja keras untuk itu’,” ujar Bestari, Selasa (30/9/2025).
Menurut mantan anggota DPRD DKI Jakarta itu, pernyataan Jokowi terasa istimewa karena disampaikan setelah purna tugas sebagai presiden. Ia menilai Jokowi tetap menunjukkan komitmen melanjutkan perjuangan politiknya meski sudah mengakhiri masa jabatan.
Baca Juga : Ahmad Ali Target PSI Bidik 60 Kursi DPR pada Pemilu 2029
“Pak Jokowi sudah berpengalaman panjang, dari wali kota, gubernur, hingga dua periode presiden. Namun beliau masih mengatakan akan terus bekerja keras untuk PSI. Itu yang membuat saya yakin,” jelasnya.
Bestari menilai Jokowi percaya PSI akan terus berperan dalam pemerintahan ke depan. Keyakinan itu pula yang mendorongnya beralih haluan.
Ia menambahkan, sejak masuk PSI, dirinya merasakan suasana baru yang terbuka dan inklusif, berbeda dengan stigma bahwa PSI adalah partai eksklusif.
Baca Juga : PSI Sulsel Siapkan 2.300 Kamar Hotel di Makassar untuk Rakernas 2026
“Semua partai politik punya kelebihan, Nasdem juga baik. Tapi saya memilih PSI karena merasa digerakkan oleh pernyataan Pak Jokowi dan melihat PSI memberi ruang luas untuk berkontribusi,” kata Bestari.
Dalam struktur baru PSI, Bestari dilantik sebagai Ketua Bidang Politik. Ia bergabung bersama Ahmad Ali, eks Wakil Ketua Umum Nasdem, yang kini menjabat sebagai Ketua Harian PSI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News