GMTD Gelar Pelatihan Macrame untuk Ibu Petugas Kebersihan, Dorong Pemberdayaan Perempuan Berbasis ESG

Dok. GMTD.

Pelatihan yang berlangsung selama lima jam tersebut menghadirkan mentor dari komunitas TanganDia yang dipandu oleh Diayani Sukardi.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk. (GMTD), pengembang terkemuka kawasan terpadu Tanjung Bunga Makassar di bawah LippoLand, memperkuat komitmennya terhadap prinsip  Environment, Social, dan Governance (ESG) melalu program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dalam kerangka kerja grup bertajuk “Lippo Untuk Indonesia PASTI” (PASTI: Pintar-Asri-Sejahtera-Tangguh-Independen), GMTD kembali menyelenggarakan kegiatan Tanjung Bunga Berkarya (Tabung Karya) Vol. 2 yang berfokus pada pemberdayaan perempuan.

Mengangkat tena "Macrame Bikin Bangga", kegiatan ini berupa pelatihan macrame (kerajinan simpul tali) yang  melibatkan 50 ibu rumah tangga yang sehari-harinya bertugas sebagai petugas kebersihan di kawasan Tanjung Bunga. Pelatihan ini digelar si Madrid Hall Akkarena, Selasa (21/10).

Pelatihan yang berlangsung selama lima jam tersebut menghadirkan mentor dari komunitas TanganDia yang dipandu oleh Diayani Sukardi.

Para peserta dibekali keterampilan membuat aksesoris kreatif dari benang wol seperti phone holder, tumbler holder, dan holder pot bunga yang saat ini menjadi tren.

Sebelumnya, GMTD juga sukses menggelar Tabung Karya Vol. 1 dengan pelatihan meronce yang melibatkan puluhan ibu petugas kebersihan di kawasan tersebut.

Jemmy Andreas Persang, COO PT GMTD, berharap kegiatan seperti ini dapat diterapkan di berbagai tempat lainnya sehingga mampu membuka lebih banyak peluang usaha kreatif bagi para ibu petugas kebersihan.

“Melalui kegiatan ini, kami hadir berkelanjutan. Selaras dengan semangat pilar Independen, kami tidak hanya memberikan pelatihan, kami juga memberikan peluang untuk memperoleh keterampilan baru yang dapat menjadi sumber pendapatan tambahan dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan ibu-ibu,” jelas Jemmy.
 
Jemmy menegaskan, kegiatan Tabung Karya tidak semata-mata untuk mendorong pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan, tetapi juga untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru