Prabowo Ajak Kader Gerindra Jadikan Kekuasaan Sebagai Alat Perjuangan Bangsa

ist

Presiden berinteraksi langsung dengan para kader dan memberikan arahan mengenai arah perjuangan partai ke depan.

PORTALMEDIA.ID - Presiden Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra menegaskan kepada seluruh kader dan pimpinan partainya agar tidak menjadikan kekuasaan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai alat untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat politik di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (8/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden berinteraksi langsung dengan para kader dan memberikan arahan mengenai arah perjuangan partai ke depan.

Baca Juga : Prabowo Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp308 Triliun, Alihkan Dana untuk Program Makan Bergizi

“Kekuasaan harus digunakan untuk menebar kebaikan, menghapus kemiskinan, dan menegakkan kedaulatan. Kekuasaan bukan tujuan, tapi alat untuk berbuat baik bagi bangsa dan rakyat. Kita ingin Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” ujar Prabowo di hadapan kader partainya.

Ia juga menekankan agar setiap kebijakan dan langkah politik yang diambil oleh jajaran partai selalu berpihak kepada rakyat. Menurutnya, kekuasaan tanpa keberpihakan pada kepentingan rakyat akan kehilangan makna perjuangan.

“Seorang pemimpin sejati harus memahami keadaan bangsanya. Tidak cukup hanya dengan rasa suka atau tidak suka, tetapi harus mengetahui arah perjuangan bangsa,” kata Prabowo menegaskan.

Baca Juga : Prabowo Dorong Percepatan Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Dalam arahannya, Prabowo juga mengingatkan kembali dasar perjuangan ekonomi nasional sebagaimana tercantum dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Ia menyebut, amanat konstitusi tersebut menjadi pedoman dalam membangun sistem ekonomi yang berkeadilan dan berorientasi pada kemakmuran rakyat.

Pasal 33 UUD 1945, kata Prabowo, menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara serta yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara, dan kekayaan alam dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Selain itu, Prabowo juga menyoroti pentingnya demokrasi ekonomi yang berprinsip pada kebersamaan, efisiensi berkeadilan, keberlanjutan, dan kemandirian, dengan tetap menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

Baca Juga : Prabowo ke Cak Imin: PKB Harus Diawasi Terus

Prabowo menutup arahannya dengan menyerukan agar seluruh kader Gerindra senantiasa menjaga integritas dan komitmen dalam perjuangan politik. Ia mengingatkan bahwa kekuasaan sejati bukan diukur dari jabatan, melainkan dari sejauh mana keberadaannya membawa manfaat bagi rakyat Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru