Terpilih 3 Periode Pimpin PDIP Sulsel, Ini Pesan ARW
ARW menegaskan bahwa Konferda harus menjadi ruang memperkuat jati diri partai dan mempertegas komitmen ideologis kader.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Ridwan Andi Wittiri (ARW) kembali dipercaya memimpin DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan untuk periode 2025–2030.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam Konferensi Daerah (Konferda) VI dan Konfercab VI PDIP Sulsel di Hotel Claro Makassar, Senin 24 November 2025.
Ketua Steering Committee (SC) Konferda, Rudy Pieter Goni, menjelaskan bahwa nama ARW muncul setelah segel rekomendasi dari DPP dibuka di hadapan seluruh calon ketua DPD.
Baca Juga : Hasto Kristiyanto Tekankan Politik Moral dan Penguatan Basis di Konferda PDIP Sulsel
“Sudah diumumkan, nama terpilih sudah dibuka oleh DPP Partai, rahasia, tersegel, disaksikan oleh semua calon ketua DPD yang hadir dan yang muncul namanya adalah Ridwan Andi Wittiri sebagai Ketua didampingi Mesakh Raymond Rantepadang dan Risfayanti Muin,” kata Rudy Pieter Goni.
Ia menegaskan bahwa keputusan ini telah ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto. “Yang teken SK itu Ibu Mega dengan Sekjen Hasto, untuk lima tahun ke depan,” ujarnya.
Konferda PDIP Sulsel dibuka oleh Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, dan dihadiri struktur partai dari tingkat daerah hingga cabang. Forum konsolidasi lima tahunan ini menjadi momentum penting dalam penataan arah perjuangan partai di Sulsel.
Baca Juga : PDIP Sulsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Ratusan Kader Hadir Khidmat
Dalam sambutannya, ARW menegaskan bahwa Konferda harus menjadi ruang memperkuat jati diri partai dan mempertegas komitmen ideologis kader.
“Konferensi ini adalah momentum yang sangat penting. Kita berkumpul bukan hanya untuk menjalankan agenda organisasi, tetapi untuk mempertebal ideologi, memperkuat keselamatan, dan menguatkan arah perjuangan partai,” ujar ARW.
Ia mengingatkan bahwa PDIP bukanlah partai pragmatis, melainkan partai ideologis yang menjadikan Pancasila sebagai dasar perjuangan. Karena itu, kepemimpinan dan disiplin kader harus terus dijaga.
Baca Juga : Pedagang Enggan Masuk, Andi Tenri Uji Pertanyakan Kontrak Pasar Sentral
“Kita perlu meneguhkan kepemimpinan untuk menjaga marwah partai: bekerja dengan hati, disiplin dalam organisasi, teguh dalam ideologi, dan konsisten membela kepentingan rakyat,” tegasnya.
ARW juga menekankan pentingnya soliditas internal sebagai kunci kekuatan PDIP Sulsel. Menurutnya, tidak boleh ada ego sektoral atau pembelahan di dalam tubuh partai.
“Soliditas antara struktur partai, legislatif partai, dan eksekutif partai adalah harga mati. Tidak boleh ada sekat. Kita adalah satu barisan perjuangan dengan satu tekad: bekerja untuk rakyat,” ujarnya.
Baca Juga : Dari Lawan Jadi Kawan, PDIP Siap Kritisi dan Dukung Kebijakan Gubernur Sulsel
Menutup arahannya, ARW mengajak seluruh kader menjadikan Konferda sebagai titik penguatan konsolidasi dan kebangkitan organisasi.
“Mari jadikan Konferda ini sebagai momentum kebangkitan, momentum persatuan, dan momentum konsolidasi PDIP di Sulawesi Selatan,” kata ARW.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan partai hanya dapat diraih melalui kerja kolektif yang berkesinambungan. “Tanpa kerja keras tidak ada keberhasilan yang mudah didapat,” tutupnya.
Baca Juga : PDI-Perjuangan Sulsel Rayakan HUT ke-52, Fokus pada Evaluasi dan Semangat Perjuangan
Dengan terpilihnya kembali ARW, ia kini memasuki periode ketiganya memimpin PDIP Sulawesi Selatan setelah sebelumnya menjabat selama dua periode berturut-turut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News