Dari Kerja sampai Hiburan, Begini ChatGPT Dipakai Sehari-hari
Berdasarkan laporan OpenAI, ChatGPT dimanfaatkan sebagian besar pengguna sebagai asisten digital pribadi.
PORTALMEDIA.ID -- Di berbagai belahan dunia, ChatGPT telah menjadi bagian dari keseharian, mulai dari membantu pekerjaan, belajar hal baru, hingga menemani aktivitas santai.
Kini, kecerdasan buatan itu bukan lagi sekedar alat untuk bertanya atau mencari jawaban cepat.
Berdasarkan laporan OpenAI, ChatGPT dimanfaatkan sebagian besar pengguna sebagai asisten digital pribadi.
Baca Juga : Telkomsel Ajak UMK Makassar Naik Kelas Lewat Teknologi AI di Intimate Session DCE ke-5
Di dunia kerja, AI (Artificial Intteligence) ini sering digunakan untuk menulis email, menyusun laporan, merangkum dokumen panjang, hingga membantu mencari ide kreatif.
Tak sedikit pula yang mengandalkannya untuk mengatur jadwal atau menyederhanakan pekerjaan harian.
Di bidang pendidikan, ChatGPT menjadi teman belajar bagi banyak orang, yang dimanfaatkan baik pelajar dan mahasiswa untuk memahami materi sulit, latihan bahasa asing, hingga mencari referensi pembelejaran.
Baca Juga : Indonesia Jadi Negara Pertama di Asia Tenggara Luncurkan Paket Bundling Telkomsel x ChatGPT Go
Pengguna tidak hanya datang dari kalangan muda, tetapi juga orang dewasa yang ingin meningkatkan keterampilan atau belajar hal baru secara mandiri.
Sisi lain yang tak kalah populer adalah hiburan dan kreativitas.
ChatGPT kerap dipakai untuk menulis cerita pendek, puisi, lirik lagu, hingga ide konten media sosial.
Baca Juga : Yandex Luncurkan Fitur Pencarian AI Khusus Indonesia
AI ini bahkan menjadi teman brainstorming bagi penggunanya saat ide terasa buntu.
Dalam kehidupan sehari-hari, ChatGPT juga berperan sebagai "partner berpikir".
Mulai dari menyusun rencana perjalanan, menentukan menu masakan, hingga memberi saran gaya hidup, semua bisa dilakukan lewat satu kolom percakapan.
Baca Juga : Hindari Korupsi, Albania Tunjuk Menteri AI Pertama di Dunia
OpenAI mencatat, pola penggunaan ChatGPT berada di tiap wilayah. Di negara berkembang, AI ini banyak dimanfaatkan untuk pendidikan dan membuka peluang ekonomi. Sementara di negara maju, fokus penggunaannya lebih pada efisiensi kerja dan produktivitas.
Lewat berbagai fungsi tersebut, ChatGPT tak lagi sekedar teknologi canggih, melainkan alat yang perlahan menyatu dengan rutinitas manusia, membantu, menemani, dan mempermudah aktivitas sehari-hari di era digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News