720 Gereja Prioritas Dijaga Ketat Ribuan Personel Gabungan Saat Perayaan Natal di Sulsel
Menurutnya, berbagai tantangan kamtibmas, baik berskala nasional maupun lokal, dapat dihadapi secara efektif melalui koordinasi dan kebersamaan lintas sektor.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Tahun 2025 dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin-2025.
Kegiatan tersebut digelar di Hotel Harper Makassar, Rabu (17/12/2025), sebagai bagian dari persiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Rakor lintas sektoral ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, pejabat utama Polda Sulsel, serta para Kapolres jajaran.
Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan
Pertemuan tersebut bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif selama momentum akhir tahun.
Dalam paparannya, Djuhandhani menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, seluruh pemangku kepentingan, serta elemen masyarakat atas kerja sama dan sinergi yang selama ini terjalin dengan baik.
Menurutnya, berbagai tantangan kamtibmas, baik berskala nasional maupun lokal, dapat dihadapi secara efektif melalui koordinasi dan kebersamaan lintas sektor.
Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
"Polda Sulsel bersama seluruh jajaran, dengan dukungan TNI, instansi terkait, serta mitra kamtibmas lainnya, akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin-2025 selama 14 hari," ujar Djuhandhani.
Djuhandhani menyampaikan operasi tersebut berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Dalam operasi itu total 3.981 personel gabungan akan dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari 2.106 personel Polda Sulsel dan jajaran, serta 1.875 personel dari TNI dan instansi terkait.
Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik
"Ini untuk mendukung pelaksanaan pengamanan dan pelayanan masyarakat, Polda Sulsel menyiapkan 94 pos, yang terdiri atas 48 pos pengamanan, 21 pos pelayanan, dan 25 pos terpadu," ucap dia.
Pengamanan akan difokuskan pada 720 gereja prioritas serta 98 lokasi perayaan tahun baru yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.
"Fokus ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan berjalan aman, tertib, dan lancar," bebernya.
Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi
Kapolda Sulsel menegaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru harus dilaksanakan secara terpadu dan sinergis antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat.
"Sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, kondusif, dan damai," imbuh dia.
Ia juga berharap peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban semakin meningkat, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi objek pengamanan, tetapi juga subjek yang aktif menjaga kedamaian lingkungan.
Baca Juga : Pura-pura Belanja, Dua Emak-emak Gasak Dua Lusin Pakaian di Butik Makassar
Kapolda Sulsel mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi dan memberikan kontribusi terbaik demi terwujudnya situasi yang aman dan damai selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Operasi Lilin-2025 diharapkan dapat berjalan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, sehingga masyarakat Sulawesi Selatan dapat merayakan momen akhir tahun dengan rasa aman dan penuh kedamaian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News