Harga Emas Antam Tembus Rp2,6 Juta/Gram, Cetak Rekor Tertinggi Baru!
Kenaikan harga emas Antam sejalan dengan naiknya harga emas dunia (XAU).
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Harga emas bersertifikasi PT Aneka Tambang (Antam) terpantau kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada Sabtu, 27 Desember 2025.
Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2.605.000 atau naik Rp16.000 dari level sebelumnya. Angka ini melampaui rekor pada Rabu 24 Desember 2025 di level Rp2.590.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback emas Antam hari ini ikut naik Rp16.000 ke Rp2.464.000 per gram.
Baca Juga : Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp2 Ribu Jadi Rp 2.378 Ribu Per Gram
Jika dikalkulasikan antara harga beli dan buyback emas Antam, keduanya memiliki selisih Rp141.000.
Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam:
- Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.352.500
- Emas Antam 1 gram: Rp 2.605.000
- Emas Antam 2 gram: Rp 5.150.000
- Emas Antam 3 gram: Rp 7.700.000
- Emas Antam 5 gram: Rp 12.800.000
- Emas Antam 10 gram: Rp 25.545.000
- Emas Antam 25 gram: Rp 63.737.000
- Emas Antam 50 gram: Rp 127.395.000
- Emas Antam 100 gram: Rp 254.712.000
- Emas Antam 250 gram: Rp 636.515.000
- Emas Antam 500 gram: Rp 1.272.820.000
- Emas Antam 1.000 gram: Rp 2.545.600.000
Baca Juga : Emas Antam Makin Berkilau! Satu Gram Tembus Rp2,36 Juta
Kenaikan harga emas Antam sejalan dengan naiknya harga emas dunia (XAU).
Harga emas ditutup di posisi US$ 4.532,28 per troy ons atau terbang 1,18% pada perdagangan Jumat (26/12/2025). Ini adalah kali pertama harga emas ditutup di level uS$ 4.500. Sang logam mulia memang sempat menyentuh level US$4.500 tetapi hanya di perdaganganintraday.
Emas berada di jalur mencatatkan kenaikan tahunan terkuat sejak 1979, ditopang oleh pelonggaran kebijakan The Fed, pembelian bank sentral, arus masuk ETF, serta tren dedolarisasi yang berlanjut.
Baca Juga : Cetak Rekor! Emas Antam Dekati Harga Rp2,2 Juta per Gram
Dari sisi permintaan fisik, diskon harga emas di India melebar ke level tertinggi dalam lebih dari enam bulan pekan ini karena reli harga yang tak terbendung menekan pembelian ritel. Sebaliknya, diskon di China menyempit tajam dari level tertinggi lima tahun yang tercatat pekan lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News