LPM UNM Kembangkan Penelitian Lewat Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah untuk Warga Lansia
Untuk itu, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lansia dapat merasa lebih bermanfaat karena dapat membantu mengurangi limbah, dan juga dapat memperoleh nilai ekonomis dari sabun yang dibuat.
PORTALMEDIA.ID, MAKASAR - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Negeri Makassar (UNM) baru saja menyelesaikan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) tahun 2022 di Kelurahan Rappokalling Kota Makassar.
Program ini dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2022 dan dihadiri 32 peserta lansia. Bekerjasama dengan rumah Zakat Indonesia. Penelitian yang dikembangkan yakni “ Peningkatan Efektifitas Diri dengan Pembuatan Sabun dari Minyak Jelantah pada Warga Lansia Binaan Rumah Zakat Indonesia”.
Menurut Kurniati Zainuddin, latar belakang pihaknya menjalankan program tersebut karena melihat kualitas produktivitas pada lansia akan menurun disebabkan terjadinya proses penuaan (aging) yang berarti sebagian besar sistem organ mengalami kehilangan atau penurunan fungsi 1 % setiap tahun, dimulai sejak usia 30 tahun.
Baca Juga : Bakti Sosial ke Panti Jompo, Para Lansia Menangis Haru Dikunjungi Sofha Marwah Bahtiar
“Hal ini menyebabkan masalah kesehatan banyak bermunculan pada kaum lansia, sehingga keadaan inilah yang menjadi salah satu sebab menurunnya produktivitas mereka. Turunnya produktivitas menjadikan lansia kekurangan kepercaayaan pada kemampuannya (efikasi diri), sehingga berdampak pada aspek lain dalam kehidupan lanisa, seperti kehidupan sosial, dan emosional,” ucapnya saat dikonfirmasi portalmedia.id, Senin (26/9).
Selanjutnya, Kurnia menuturkan jika program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lansia dengan kegiatan yang bisa bernilai ekonomi, namun dengan modal dana dan tenaga yang tidak besar, dan juga bisa bermanfaat untuk lingkungan yaitu mengurangi limbah. Selama ini minyak jelantah hanya dibuang dan mencemari tanah dan air.
“Padahal minyak jelantah ini ternyata dapat dimanfaatkan menjadi sabun yang bernilai ekonomis bagi para lansia,” bebernya.
Baca Juga : Ramai Fenomena Ngemis di TikTok, Mensos Risma Terbitkan Edaran
Untuk itu, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lansia dapat merasa lebih bermanfaat karena dapat membantu mengurangi limbah, dan juga dapat memperoleh nilai ekonomis dari sabun yang dibuat.
Diketahui, PKM ini beranggotakan 3 orang yakni Dr. Muh Daud M.Si (dekan Fak.Psikologi UNM) Dr. Dian Novita Siswanti , S.Psi, M,Si, M,Psi, Psikolog, dan Kurniati Zainuddin, S.Psi. M.A dan ketiganya adalah dosen fakultas Psikologi UNM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News