Tiru Modus dari YouTube, Tiga Pria Bobol ATM di Pangkep

ist

Ketiganya membobol mesin ATM menggunakan alat las besi berbahan gas dan oksigen.

PORTALMEDIA.ID, PANGKEP - Tiga pria berinisial MRA (29), R (44), dan HER (33) ditangkap aparat kepolisian usai membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ketiganya diamankan oleh tim gabungan Resmob Polda Sulawesi Selatan dan Resmob Polres Pangkep di sejumlah lokasi di Kota Makassar, Sabtu, 10 Januari 2026.

Aksi pembobolan tersebut diketahui terjadi di salah satu gerai ATM yang berada di pinggir jalan Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, pada November 2025 lalu.

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

Para pelaku menggunakan modus las potong untuk merusak mesin ATM dan menguras isinya.

Panit II Opsnal Reskrim Polsek Bungoro, IPTU Agussalim, mengungkapkan bahwa aksi kejahatan tersebut bermula dari salah satu pelaku yang meniru metode pembobolan ATM yang dipelajarinya melalui media sosial, khususnya YouTube.

“Awalnya pelaku melihat berita tentang pembobolan ATM, kemudian mempelajari caranya lewat YouTube dan mulai menyiapkan peralatan,” ujar Agussalim saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan MRA sebagai otak pelaku sekaligus penyedia peralatan.

Ketiganya membobol mesin ATM menggunakan alat las besi berbahan gas dan oksigen.

Barang bukti yang diamankan antara lain tabung gas, tabung oksigen, selang, serta alat las potong.

Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik

“Seluruh perlengkapan tersebut kami amankan dari rumah MRA yang berada di Kabupaten Gowa,” jelas Agussalim.

Polisi menyebut masing-masing pelaku memiliki peran berbeda. MRA bertugas menyusun rencana dan menyediakan peralatan.

Sementara R berperan sebagai eksekutor yang memotong mesin ATM, sementara HER bertugas sebagai sopir truk tronton untuk mengelabui aksi mereka.

Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi

“Pelaku datang menggunakan mobil, lalu satu pelaku lainnya memarkir truk tronton tepat di depan ATM agar aktivitas pemotongan mesin tidak terlihat dari luar,” ujarnya.

Setelah truk terparkir, para pelaku menjalankan aksinya dengan pembagian tugas.

Ada yang berjaga di kendaraan, mengawasi situasi sekitar, dan satu orang melakukan pemotongan mesin ATM menggunakan alat las.

Baca Juga : Pura-pura Belanja, Dua Emak-emak Gasak Dua Lusin Pakaian di Butik Makassar

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kerugian yang dialami pihak bank akibat aksi tersebut diperkirakan mencapai Rp120 juta.

Polisi juga mengungkapkan bahwa upaya pembobolan dilakukan lebih dari satu kali namun tidak ada yang berhasil.

“Pada percobaan pertama terjadi kebakaran sehingga aksinya tidak tuntas. Percobaan kedua terhenti karena pelaku merasa terganggu dengan keberadaan anjing di sekitar lokasi,” ungkap Agussalim.

Motif utama para pelaku diduga karena faktor ekonomi. MRA diketahui nekat melakukan aksi pembobolan lantaran terlilit utang.

Saat ini, ketiga pelaku telah ditahan di Mapolres Pangkep untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain serta penyitaan kendaraan yang digunakan dalam aksi kejahatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru