Jelang Musda Golkar Sulsel, Tersisa Empat DPD II Belum Serahkan Dukungan
Empat DPD II yang belum menyerahkan dukungan tertulis, yakni DPD II Golkar Kabupaten Bone, Pinrang, Barru, dan Kota Parepare
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Dukungan untuk Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulsel terus menguat. Mayoritas DPD II Golkar di Sulsel kini telah resmi menyatakan dukungan tertulis.
Dukungan terbaru datang dari DPD II Kabupaten Luwu Utara. Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris DPD I Golkar Makassar, Andi Suharmika.
Ia mengungkapkan, rekomendasi dukungan dari Golkar Luwu Utara diterimanya sejak Minggu malam (11/1/2026) dan langsung diteruskan kepada Munafri Arifuddin."Luwu Utara sudah memberikan dukungan Minggu malam. Saya terima dan langsung saya teruskan ke Pak Appi," ujar Suharmika, Senin (12/1/2026).
Baca Juga : Jika Musda Diulur, Golkar Sulsel Terancam Tak Solid di Pemilu 2029
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar itu menjelaskan, penyerahan rekomendasi berlangsung dalam sebuah pertemuan di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Takalar, Zulkarnain Arief, secara khusus diutus untuk menyerahkan rekomendasi dukungan dari Golkar Luwu Utara kepada Munafri Arifuddin. "Pertemuannya kemarin sore di Jakarta. Pak Zulkarnain Arief yang menyerahkan rekomendasi itu dan saya baru menerima kirimannya semalam," jelasnya.
Dengan bergabungnya Luwu Utara, Suharmika menegaskan bahwa dukungan struktural terhadap Munafri Arifuddin kini telah mencapai 20 DPD II.
Baca Juga : Muhidin Titip Golkar Sulsel ke Rahman Pina
Rekomendasi resmi tersebut berasal dari DPD II Golkar Kota Makassar, Takalar, Bulukumba, Bantaeng, Kepulauan Selayar, Jeneponto, Gowa, Sinjai, Maros, Kota Palopo, Pangkep, Soppeng, Wajo, Sidrap, Enrekang, Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Timur, dan terakhir Luwu Utara.
Selain dukungan dari DPD II kabupaten/kota, kekuatan politik juga diperkuat oleh organisasi pendiri dan organisasi sayap Partai Golkar yang memiliki hak suara dalam Musda, meskipun perhitungannya digabung dalam satu suara.
"Kalau Luwu Utara sudah masuk, totalnya 20 DPD II. Ditambah organisasi pendiri itu hitungannya lima tapi hanya satu suara. Dari organisasi sayap, yang baru kami dapatkan satu dari Al Hidayah," ujarnya.
Baca Juga : DPR Dorong Grand Design Terpadu Pemulihan Aceh–Sumatera Pasca Bencana
Ia menambahkan, dukungan dari organisasi sayap Golkar lainnya akan diserahkan secara langsung kepada Munafri Arifuddin dalam waktu dekat sebagai bagian dari konsolidasi jelang Musda.
Meski demikian, masih terdapat empat DPD II yang belum menyerahkan dukungan tertulis, yakni DPD II Golkar Kabupaten Bone, Pinrang, Barru, dan Kota Parepare. Suharmika optimis beberapa DPD II tersebut akan menyusul memberikan dukungan.
"Sekarang ini belum, kami optimis kedepan akan semua bergabung. Kami masih melakukan komunikasi politik dengan ketua-ketua DPD II yang belum memberikan dukungan. Masih dalam tahap komunikasi. Insyaallah bisa lengkap 24 DPD II," kata Suharmika.
Baca Juga : Ditemui IAS di Jakarta, Nurdin Halid: Kita Dukung Seluruh Kader Besarkan Partai
Ia berharap Musda Golkar Sulsel dapat segera dilaksanakan agar proses konsolidasi partai berjalan maksimal dan arah kepemimpinan Golkar Sulsel lima tahun ke depan dapat segera ditetapkan."Kita berharap pelaksanaan Musda Golkar Sulsel di 2026 bisa secepatnya, penetapan tanggal pelaksana oleh DPP," pungkasnya.
Sebelumnya, pengamat politik sekaligus Direktur Nurani Strategic Consulting, Dr. Nurmal Idrus, menilai soliditas dukungan DPD II terhadap Munafri Arifuddin sebagai sinyal positif bagi masa depan Partai Golkar di Sulawesi Selatan.
"Bertambahnya dukungan dari mayoritas DPD II ini semakin mempertegas posisi Munafri Arifuddin sebagai figur kuat dan potensial dalam kontestasi Musda Golkar Sulsel, dipercayakan mengembalikan kerjaan Golkar di Sulsel," ujarnya.
Baca Juga : Pengamat Unhas Sebut Dukungan DPD II Golkar Bukti Munafri Diinginkan Kader Jadi Nahkoda Baru
Disebutkan, derasnya dukungan DPD II juga mencerminkan kuatnya harapan kader di daerah terhadap kepemimpinan yang mampu membawa Golkar semakin solid.
Soliditas suara DPD II tidak hanya memperlihatkan kekuatan basis Munafri Arifuddin di akar rumput partai, tetapi juga menjadi indikator kebangkitan dan penguatan kembali suara Partai Golkar ke depan."Bertambah dukungan dari struktur partai di tingkat kabupaten dan kota ke pak Appi menunjukkan adanya tekad soliditas internal sehat kedepannya," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News