Warga Sayangkan Taman Mattirotasi Ditutup Padahal Masa Sewa Belum Berlaku
Menurutnya, penyewaan lokasi untuk kegiatan komersial tidak menjadi persoalan selama dilakukan sesuai dengan waktu yang telah disepakati.
PORTALMEDIA.ID, PAREPARE - Sejumlah warga Kota Parepare menyampaikan keluhan terkait penutupan lebih awal area Taman Mattirotasi yang digunakan untuk kegiatan Dino Planet.
Penutupan tersebut dinilai merugikan masyarakat karena taman itu selama ini menjadi ruang publik untuk bersantai dan beraktivitas.
Warga menilai penutupan tidak sejalan dengan informasi yang tercantum dalam pamflet kegiatan maupun perjanjian dengan Pemerintah Kota Parepare, yang menyebutkan pemanfaatan lokasi baru dimulai pada 24 Januari 2026.
Baca Juga : Kisah Baru di Parepare: Ketika Jaring Pengaman Sosial Sampai ke Tangan Nelayan, Petani, dan Juru Parkir
“Sangat disayangkan, karena di pamflet tertulis mulai tanggal 24 Januari. Tapi kenyataannya, taman sudah ditutup sejak sekarang,” ujar Rusdi, salah seorang warga.
Keluhan serupa disampaikan Subair. Ia mengatakan, Taman Mattirotasi merupakan fasilitas publik yang kerap dimanfaatkan warga untuk bersantai, termasuk sebagai area parkir sementara.
Menurutnya, penyewaan lokasi untuk kegiatan komersial tidak menjadi persoalan selama dilakukan sesuai dengan waktu yang telah disepakati.
Baca Juga : Imigrasi Parepare Tingkatkan Kompetensi ASN Melalui Sosialisasi Etika dan Disiplin
“Kalau memang mau disewa tidak masalah, tapi harus sesuai waktunya. Ini sudah ditutup, padahal belum ada aktivitas di dalamnya. Kami sebagai warga tentu merasa dirugikan,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Parepare, Iskandar Nusu, menjelaskan bahwa masa sewa lokasi Dino Planet di Taman Mattirotasi secara resmi berlaku mulai 24 Januari hingga 10 Februari 2026.
“Perjanjian sewanya memang mulai tanggal 24 Januari. Namun pihak penyelenggara menyampaikan bahwa proses loading dan persiapan dilakukan sekitar 10 hari sebelum acara dimulai,” jelas Iskandar saat dikonfirmasi.
Baca Juga : Imigrasi Parepare Gelar Pelatihan Human Interest Photography untuk ASN
Ia menegaskan, selama periode sebelum tanggal 24 Januari, penggunaan lokasi tersebut belum dikenakan biaya sewa karena belum masuk masa pemanfaatan sesuai kontrak.
“Selama belum digunakan secara konvensional sesuai perjanjian, maka belum berbayar. Perhitungan sewa baru dimulai tanggal 24 Januari,” tambahnya.
Meski demikian, warga menilai penutupan akses taman sejak masa persiapan telah mengganggu aktivitas masyarakat.
Baca Juga : Ribuan Kosmetik Kedaluwarsa Ditemukan di Parepare
Kondisi ini dinilai berbeda dengan sejumlah kegiatan lain yang biasa digelar di Lapangan Andi Makkasau, di mana persiapan umumnya baru dilakukan satu hingga dua hari menjelang pelaksanaan acara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News