Pria 22 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Bantaran Sungai Tallo

(Istimewa) Polisi dan warga melakukan evakuasi terhadap jasad pria yang ditemukan tewas mengapung di bantaran Sungai Tallo, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (3/2/2026).

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

MAKASSAR- Warga yang bermukim di bantaran Sungai Tallo, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di pinggiran sungai, Selasa (3/2/2026).

Korban diketahui bernama Ermario Ayatolla Murtadho (22), seorang pelajar atau mahasiswa.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Baca Juga : Tragis, Pelajar di Jeneponto Meninggal Dunia Ditabrak Mobil

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

Menurutnya, korban diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

“Benar, ditemukan jasad pria dalam kondisi mengapung di Sungai Tallo. Diperkirakan korban sudah meninggal dunia beberapa hari lalu,” ujar Yusuf kepada wartawan, Selasa siang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh kepolisian, korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Penemuan jasad Ermario di Sungai Tallo mengakhiri pencarian yang telah dilakukan keluarga dalam beberapa hari terakhir.

Proses evakuasi jasad korban disaksikan langsung oleh orang tua korban.

Evakuasi dilakukan oleh tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel dengan bantuan aparat kepolisian setempat.

Setelah dievakuasi, jasad Ermario dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Yusuf menyebutkan, dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Namun, kondisi jasad sudah mengalami pembengkakan dan mengeluarkan bau tidak sedap akibat berada di dalam air dalam waktu cukup lama.

“Belum ada hasil identifikasi dari tim Dokpol terkait adanya luka pada tubuh korban. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru