Dorong Perempuan Kreatif, Andi Tenri Uji Idris Jadikan Urban Farming Solusi Ekonomi Keluarga di Jongaya
Andi Tenri mendorong ibu rumah tangga untuk memanfaatkan lahan sempit di sekitar hunian dengan metode Urban Farming.
PORTALMEDIA – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Tenri Uji Idris, menitikberatkan penguatan peran perempuan sebagai pilar ekonomi keluarga melalui program pertanian perkotaan. Hal tersebut disampaikan dalam agenda Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025/2026 yang digelar di Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat ini disambut antusias oleh warga. Pasalnya, Andi Tenri menyebut Kelurahan Jongaya sebagai "rumah masa kecil" yang memiliki potensi besar jika dikelola dengan kreatif oleh kaum ibu.
Optimalisasi Lahan Sempit Lewat Urban Farming
Baca Juga : Reses di Parang Tambung: Andi Tenri Uji Idris Dorong Kemandirian Ekonomi Petani dan Nelayan
Dalam arahannya, Andi Tenri mendorong ibu rumah tangga untuk memanfaatkan lahan sempit di sekitar hunian dengan metode Urban Farming. Menurutnya, program ini bukan sekadar bercocok tanam, melainkan langkah strategis menuju mandiri pangan.
"Wanita harus kreatif untuk membantu perekonomian keluarga demi masa depan anak yang lebih baik. Dengan urban farming, kebutuhan sayur-mayur anak tercukupi, dan kelebihannya bisa dijual untuk menambah penghasilan," ujar Andi Tenri di hadapan konstituennya.
Ia menambahkan bahwa jika dikelola dalam bentuk kelompok, warga akan lebih mudah mendapatkan bantuan dari pemerintah maupun akses pengepul.
Baca Juga : Diskusi dengan Kader HMI, Tenri Uji Idris: Perempuan Harus Mandiri di Rumah, Tangguh di Parlemen
“Minimal 10-15 orang buat satu kelompok. Nanti kami fasilitasi bantuan bibit dan sarana lainnya," tambahnya.
Eksekusi Bantuan Bibit dan Modal UMKM
Menjawab aspirasi warga bernama Hamdana mengenai teknis pembentukan kelompok, Andi Tenri memberikan solusi konkret. Ia menjelaskan bahwa warga cukup melapor ke kelurahan untuk mendapatkan pendampingan.
Baca Juga : Andi Tenri Uji Idris Tegaskan Aspirasi Warga Mariso Harus Masuk Dokumen Perencanaan Musrenbang 2026
Selanjutnya, hasil tani dapat dibawa ke Koperasi Merah Putih untuk mendapatkan akses permodalan.
Tidak hanya sayuran, Andi Tenri juga memaparkan peluang bantuan lain seperti: Sektor Perikanan: Bantuan bibit ikan nila, udang air tawar, hingga tambak kepiting agar Jongaya mampu bersaing dalam sektor ekspor.
Sektor Peternakan: Bantuan ayam petelur untuk skala rumah tangga dari dinas terkait.
Dan Sektor UMKM: Bantuan khusus bagi kelompok yang mampu mengolah hasil pertanian dan perikanan menjadi makanan jadi.
"Banyak bantuan pemerintah jika kita mau menyalurkan kemampuan kita. Saya akan kawal proposal ibu-ibu di komisi terkait agar segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait seperti Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Perdagangan, dan Dinas terkait lainnya di bawah naungan Komisi B," tegas politisi perempuan PDI Perjuangan ini.
Selain fokus pada pemberdayaan perempuan, Andi Tenri juga mencatat kondisi infrastruktur jalan di Jongaya yang akan ia suarakan di Komisi D DPRD Kota Makassar untuk segera ditindaklanjuti.
Baca Juga : Andi Tenri Uji Desak Pemerintah Percepat Pembangunan Pasar di Barombong
Apresiasi Pemerintah Kelurahan
Sekretaris Lurah Jongaya, H. Syafruddin, menyatakan bahwa kehadiran anggota dewan di wilayahnya merupakan kehormatan sekaligus peluang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
"Ini adalah momen kebahagiaan bagi warga Jongaya. Aspirasi kita kini memiliki jalur pengawalan yang jelas. Kami dari pemerintah kelurahan siap membantu sepenuhnya dalam pembentukan kelompok-kelompok tani yang dibutuhkan warga," terang Syafruddin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News