Kabar Duka dari Tanah Suci: Dua Jemaah Haji Indonesia Wafat, Total 7 Orang Meninggal Dunia

ist

Dengan penambahan ini, total jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci kini mencapai tujuh orang.

MADINAH, PORTALMEDIA.ID – Kabar duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengonfirmasi dua jemaah haji asal Indonesia kembali dinyatakan wafat di Madinah.

Dengan penambahan ini, total jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci kini mencapai tujuh orang.

Kepala Biro Humas Kemenhaj RI, Moh Hasan Afandi, dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Sabtu (2/5/2026), merinci identitas kedua jemaah tersebut.

"Kami sampaikan kabar duka cita, terdapat dua jemaah haji Indonesia yang wafat di Madinah," ujar Hasan.

Kedua jemaah tersebut adalah Siti Sri Rahayu Sanusi (65) yang tergabung dalam kloter SOC 12 asal Kabupaten Pekalongan, serta Endar Jaya Purwadi (62) dari kloter BPN 01 asal Kota Samarinda.

Layanan Kesehatan Terus Dimaksimalkan

Selain menyampaikan kabar duka, Hasan juga membeberkan perkembangan terkini mengenai layanan medis bagi para jemaah. Hingga saat ini, pemerintah terus memastikan kesiapan tenaga dan fasilitas kesehatan di seluruh titik layanan.

Data kumulatif menunjukkan sebanyak 5.576 jemaah telah menjalani rawat jalan, sementara 105 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Selain itu, 125 jemaah sempat dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi.

"Hingga saat ini, jumlah jemaah yang masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi sebanyak 39 orang," jelasnya.

Pergerakan Jemaah ke Makkah

Berdasarkan data per Jumat (1/5/2026), pemerintah telah memberangkatkan 175 kloter ke Tanah Suci dengan total 68.082 jemaah dan 697 petugas kloter.

Untuk jemaah yang telah tiba di Madinah tercatat sebanyak 165 kloter (64.129 jemaah dan 657 petugas). Sementara itu, proses pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah terus berlangsung secara bertahap.

"Jemaah yang telah tiba di Makkah sebanyak 19 kloter, dengan jumlah 7.387 jemaah dan 76 petugas kloter," pungkas Hasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru