Perkuat Tata Kelola dan Profesionalisme, ABDSI Jalin Kolaborasi Strategis dengan Kampus
DPN ABDSI menggelar silaturahmi bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ABDSI Jawa Tengah di ruang sidang LPPM Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Minggu (3/5/2026).
PORTALMEDIA – Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Business Development Services Indonesia (DPN ABDSI) terus bergerak memperkuat struktur organisasi dan sinergi lintas sektor.
Terbaru, DPN ABDSI menggelar silaturahmi bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ABDSI Jawa Tengah di ruang sidang LPPM Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Minggu (3/5/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar ajang kumpul biasa, melainkan momentum konsolidasi organisasi untuk memastikan peran pendamping UMKM semakin profesional di masa depan.
Konsolidasi Pengurus Pusat dan Daerah
Suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi menyelimuti diskusi yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPN ABDSI, Bahrul Ulum Ilham.
Ia didampingi oleh jajaran teras DPN, di antaranya: Meta Nur Maftuha (Sekretaris Jenderal), Bachtiar Baso (Bendahara), Salman Sahmad (Pengawas), Serta jajaran pengurus pusat lainnya seperti Raden Kunto Adi, Diani, dan Alinda.
Hadir sebagai tuan rumah, Ketua DPW ABDSI Jawa Tengah, Edi Suhardi, bersama jajaran pengurus DPW dan perwakilan DPD. Tak ketinggalan, perspektif akademik turut memperkaya diskusi melalui kehadiran Ketua Pusat Studi Pendampingan Koperasi dan UMKM (PSP-KUMKM) UNS, Malik Cahyadin.
Fokus pada Standarisasi dan Sertifikasi
Dalam diskusi yang berlangsung dinamis tersebut, isu penguatan tata kelola organisasi menjadi sorotan utama. ABDSI berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme anggotanya melalui standarisasi layanan yang jelas.
"Penting bagi kita untuk memperkuat sistem sertifikasi bagi praktisi Business Development Services (BDS). Ini adalah kunci agar layanan pendampingan kita memiliki standar kualitas yang diakui," ungkap forum tersebut.
>
Sinergi Riset dengan Perguruan Tinggi
Salah satu poin krusial yang dihasilkan dalam pertemuan ini adalah pentingnya kolaborasi antara ABDSI dan perguruan tinggi. Sinergi ini dinilai strategis untuk mendorong pengembangan koperasi dan UMKM berbasis data dan riset, bukan sekadar intuisi.
Ketua Umum DPN ABDSI, Bahrul Ulum Ilham, menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka untuk memperkuat kemitraan dengan PSP-KUMKM UNS.
"Kemitraan dengan kalangan akademisi adalah langkah penting. Kita ingin kualitas pendampingan semakin kuat dengan dukungan inovasi berbasis keilmuan. Dengan begitu, model pendampingan yang kita berikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil pelaku usaha di lapangan," tegas Bahrul.
Melalui silaturahmi ini, ABDSI berharap ekosistem koperasi dan UMKM di Indonesia ke depan dapat tumbuh lebih profesional, solid, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News