Harapkan Sulsel jadi Priorotas, Kemenaker Minta Pemprov Sulsel Segera Ajukan Proposal Ketenagakerjaan
Kementerian Tenaga Kerja tengah menyiapkan bantuan ketenagakerjaan di semua daerah di Indonesia, termasuk Sulsel.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Wakil Menteri Tenaga Kerja, Afriansyah Noor, meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel segera mengajukan proposal bantuan ketenagakerjaan ke Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker).
"Kami siap bekerjasama dengan semua pemerintah daerah di Indonesia, untuk meningkatkan potensi ketenagakerjaan kita yang profesional, andal, dan siap pakai," ujar Afriansyah, saat melakukan kunjungan ke Makassar dan bertemu Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, di Hotel Gammara, Kamis (7/7/2022).
Ia meminta Pemprov Sulsel dalam hal ini segera mengajukan secara prosedural, "Nanti kita akan tingkatkan bantuan pelatihan-pelatihan yang ada di Sulsel. Mudah-mudahan Sulsel bisa jadi prioritas," katanya.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026
Afriansyah menuturkan, kedatangannya menemui Sekda Sulsel adalah salah satu langkah kementerian dalam menjalankan perintah presiden untuk membangun komunikasi dengan pemerintah daerah.
Karena pada prinsipnya, Kementerian Tenaga Kerja siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan potensi ketenagakerjaan di Indonesia.
"Kita membangun komunikasi dengan semua daerah yang ada di Indonesia. Prinsip-prinsipnya adalah kementerian ketenagakerjaan siap bekerja dengan semua Pemda di provinsi untuk meningkatkan potensi ketenagakerjaan kita yang profesional, yang andal, yang siap pakai. Itu yang kita utamakan," tegasnya.
Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov
Sementara, dalam pertemuan tersebut, Abdul Hayat memberikan gambaran terkait apa saja upaya yang dilakukan pemerintah provinsi melalui kebijakan daerah yang dapat disinergikan dengan kebijakan pemerintah pusat.
"Kita kasih gambaran di Sulsel tentang seperti apa mempercepat, mengasistensi, mendampingi kebijakan nasional kaitannya dengan ketenagakerjaan," jelas Abdul Hayat, usai pertemuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News