Berdayakan IRT Kassi-Kassi, Kalla Institute dan YPUP Gelar Workshop Daur Ulang Limbah Kain

Para kader TP PKK Kelurahan Kassi-Kassi mengikuti workshop bertajuk "Daur Ulang Limbah Kain dan Optimalisasi Pemasaran Hasil Produk untuk Ibu Rumah Tangga dan Perempuan Putus Sekolah" di di Vaan Sky, Hertasning, pekan lalu.

Dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan langsung konsep textile upcycling, yaitu memanfaatkan limbah kain menjadi produk bernilai ekonomi seperti tas belanja lipat berbentuk dompet.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR
Program Studi Kewirausahaan, Kalla Institute berkolaborasi dengan Program Studi Manajemen YPUP menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa workshop bertajuk "Daur Ulang Limbah Kain dan Optimalisasi Pemasaran Hasil Produk untuk Ibu Rumah Tangga dan Perempuan Putus Sekolah".

Kegiatan ini berlangsung di Vaan Sky, Hertasning, Makassar, pekan lalu.

Workshop yang menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi ini diikuti oleh sekitar 20 peserta yang merupakan kader TP PKK Kelurahan Kassi-Kassi, perwakilan ibu rumah tangga (IRT), serta perempuan putus sekolah di wilayah tersebut.

Dosen Prodi Kewirausahaan Kalla Institute sekaligus ketua pelaksana kegiatan, A Nurul Suci Amaliah, S.E., MBA, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis kreativitas dan kepedulian lingkungan.

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengolah limbah kain menjadi produk yang bernilai jual dan berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga,” ujarnya.

Dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan langsung konsep textile upcycling, yaitu memanfaatkan limbah kain menjadi produk bernilai ekonomi seperti tas belanja lipat berbentuk dompet.

Produk ini dirancang sebagai alternatif ramah lingkungan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Selain teknik dasar produksi hingga proses finishing, peserta juga dibekali dengan strategi pemasaran modern. Materi yang diberikan meliputi branding produk, teknik fotografi produk menggunakan smartphone, hingga optimalisasi pemasaran melalui media sosial.

Melalui kegiatan ini, Kalla Institute dan YPUP berharap dapat terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan solusi atas persoalan sosial dan lingkungan, sekaligus membuka peluang usaha baru demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru