Sambut 32 Duta Besar, Pemkot Makassar dan APINDO Sulsel Kolaborasi Rancang Program Green Economy

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (tengah kiri), saat menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus APINDO Sulawesi Selatan di Balai Kota Makassar, Kamis (11/6/2026).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menggandeng APINDO Sulsel untuk menyukseskan program green economy jelang internasional Gastrodiplomacy Series 2026.

Makassar, portalmedia.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak kalangan dunia usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Selatan untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung program lingkungan hidup. Pemkot membidik kolaborasi strategis ini guna masifkan gerakan pemilahan sampah berbasis sekolah dan kawasan permukiman.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh wali kota yang akrab disapa Appi ini saat menerima audiensi jajaran pengurus APINDO Sulsel di Ruang Kerja Wali Kota, Balai Kota Makassar, Kamis (11/6/2026).

Munafri menegaskan, persoalan sampah tidak akan pernah tuntas jika hanya mengandalkan peran pemerintah. Keterlibatan sektor swasta dinilai krusial untuk membangun ekosistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, mulai dari program urban farming, komposter, Teba Modern, hingga optimalisasi TPS3R.

Baca Juga : Ogah Mengeluh Soal Sampah, Warga CBP Manggala Sukses Bangun Ekosistem Zero Waste Mandiri

"Kalau kita bisa berkolaborasi dengan dunia usaha, dampaknya akan jauh lebih besar. Kita ingin membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah, kemudian diperkuat di lingkungan sekolah dan kawasan permukiman," ujar Appi.

Secara teknis, Appi memproyeksikan APINDO dapat memelopori pengadaan fasilitas penampungan sampah plastik di sekitar 300 Sekolah Dasar (SD) dan 50 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Makassar. Langkah ini dinilai sebagai investasi budaya jangka panjang bagi generasi muda.

Lebih jauh, isu lingkungan dan konsep green economy ini sengaja digenjot sebagai bagian dari persiapan Makassar yang ditunjuk oleh Kementerian Luar Negeri sebagai tuan rumah ajang internasional Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 pada 23–25 Juni mendatang. Hajatan besar ini dijadwalkan bakal dihadiri oleh 32 duta besar dari berbagai negara.

Baca Juga : Kagumi Kemajuan Kota Makassar, Pejabat Uni Eropa Dorong Dubes Baru Agendakan Kunjungan Khusus

Momentum emas tersebut akan dimanfaatkan Pemkot Makassar untuk unjuk gigi. Tidak hanya mempromosikan peluang investasi dan perdagangan, tetapi juga memamerkan praktik baik (best practice) pengelolaan lingkungan hidup hasil kolaborasi pemerintah dan dunia usaha.

"Kita ingin menunjukkan bahwa Makassar serius membangun kota yang bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan dengan dukungan seluruh elemen, termasuk dunia usaha," tegas Appi (red).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru