Kawal Agenda Strategis Nasional, Bappeda Makassar Matangkan Validasi Kota Sehat 2025
Bappeda Makassar menggelar Rakor Evaluasi Kota Sehat Tingkat Nasional 2025 dan mendorong digitalisasi pelaporan data melalui aplikasi si Pantas.
MAKASSAR, portalmedia.id — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar terus memperkuat perannya dalam mengawal program strategis nasional. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Validasi Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan penginputan data tatanan Kota Sehat melalui aplikasi si Pantas, Rabu (6/5/2026).
Agenda ini digelar sebagai bentuk komitmen konkret Bappeda Makassar dalam memastikan kesiapan seluruh indikator penilaian Kota Sehat agar berjalan optimal. Upaya tersebut dicapai lewat penguatan koordinasi lintas sektor serta integrasi data antarlembaga yang lebih solid.
Rakor ini diikuti oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Makassar, tim pembina Kota Sehat, serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) terkait yang memegang peran strategis dalam pemenuhan indikator penilaian di tingkat nasional.
Baca Juga : Gandeng TP PKK, Appi Tinjau Layanan Adminduk hingga Resmikan Lampu Tenaga Surya di Bone Tambu
Dalam forum tersebut, Bappeda Makassar mengambil peran sentral dengan memacu sinkronisasi data dan mempercepat penginputan dokumen pendukung ke dalam aplikasi si Pantas. Strategi ini didorong agar proses validasi dapat berlangsung secara lebih efektif, sistematis, dan akurat. Evaluasi berkala ini penting untuk memastikan seluruh capaian program di lapangan benar-benar sesuai dengan kondisi riil serta memenuhi standar nasional.
Lebih dari sekadar instrumen penilaian, pemanfaatan aplikasi si Pantas dinilai sebagai langkah strategis Bappeda Makassar dalam mendukung percepatan digitalisasi tata kelola pemerintahan, khususnya pada aspek pelaporan, validasi, dan keterpaduan data antar-OPD.
Sebagai informasi, program Kabupaten/Kota Sehat merupakan agenda nasional yang bertujuan menciptakan lingkungan daerah yang bersih, aman, nyaman, sehat, dan berkelanjutan. Dalam implementasinya, pemerintah daerah diwajibkan memenuhi indikator pada sejumlah tatanan strategis, seperti kawasan permukiman, fasilitas umum, pendidikan, transportasi, pasar sehat, hingga ketahanan masyarakat sehat mandiri.
Baca Juga : Hubungkan Pulau Terluar, Pemkot Makassar Operasikan Pete-pete Laut Tanpa Anggaran Baru
Bappeda Makassar menegaskan bahwa kolaborasi dan integrasi data menjadi kunci utama untuk menyukseskan program ini. Di samping itu, integrasi ini sekaligus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah yang berbasis data aktual dan kebutuhan riil masyarakat.
Lewat rakor ini, Bappeda Makassar berharap seluruh perangkat daerah mempererat sinergi guna memastikan seluruh indikator penilaian terpenuhi maksimal demi mendongkrak kualitas hidup warga Makassar (red).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News