Sambut Delegasi 30 Negara, Munafri Dorong Layanan Premium dan Peluang Investasi di IGS 2026

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (tengah), saat memberikan instruksi dan arahan tegas dalam rapat koordinasi lanjutan persiapan IGS Diplomatic Tour Makassar 2026 di Ruang Rapat Balai Kota Makassar, Selasa (7/4/2026). Pertemuan lintas sektor ini menekankan penguatan aspek hospitality dan kesiapan portofolio investasi kota.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin rapat persiapan IGS Diplomatic Tour 2026, menggenjot layanan hospitality hingga agenda Phinisi Sunset Sailing bagi delegasi 30 negara.

MAKASSAR, portalmedia.id — Pemerintah Kota Makassar tengah bersiap menjadi panggung utama ajang diplomasi internasional bernilai strategis. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin langsung rapat koordinasi lanjutan guna memantapkan seluruh aspek kesiapan teknis pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026.

Rapat yang berlangsung formal di Balai Kota Makassar pada Selasa (7/4/2026) ini melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah terpadu ini sengaja digalakkan demi memastikan seluruh cetak biru (blueprint) dan standardisasi operasional kegiatan tersusun secara matang dan presisi.

Munafri menegaskan bahwa agenda IGS Diplomatic Tour bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah instrumen internasional yang akan mempertaruhkan reputasi serta citra Kota Makassar sebagai tuan rumah. Oleh karena itu, ia menuntut seluruh jajarannya untuk menampilkan representasi terbaik di hadapan para perwakilan dunia.

Baca Juga : Optimalkan Layanan Publik, Wali Kota Munafri Integrasikan Informasi Cuaca BMKG ke Lontara Plus

"Kegiatan berskala internasional ini akan menjadi cerminan langsung dari wajah Kota Makassar, khususnya kapasitas manajerial Pemerintah Kota Makassar, di mata para duta besar negara-negara sahabat yang akan hadir," ujar Munafri.

Utamakan Aspek Hospitality dan Penguatan Kapasitas LO

Wali Kota yang akrab disapa Appi itu memberikan atensi khusus pada aspek pelayanan (hospitality). Ia menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman yang berkesan agar para delegasi diplomatik tidak hanya sekadar berkunjung, namun mampu membawa pulang impresi serta cerita positif ke negaranya masing-masing.

Baca Juga : Pemkot Makassar, Forkopimda dan Kemenlu Matangkan Kesiapan IGS 2026 Sambut Kedatangan Delegasi 28 Negara

Guna menunjang kenyamanan para tamu negara, Politisi Partai Golkar ini meminta manajemen pengaturan jadwal disusun secara dinamis dan fleksibel. Langkah ini krusial agar para delegasi dapat menikmati setiap substansi rangkaian acara tanpa harus merasa terburu-buru oleh pembatasan waktu.

Di samping itu, Munafri memberikan perhatian serius terhadap lini teknis taktis, terutama fungsi dan peran Liaison Officer (LO). Ia menginstruksikan adanya pembekalan materi yang matang dan terukur bagi para petugas pendamping agar mereka memiliki pemahaman serta wawasan yang seragam dan komprehensif mengenai profil keunggulan Kota Makassar.

Dorong Proyek Investasi Konkret dan Pengalaman Otentik Kapal Phinisi

Baca Juga : Kawal Kelancaran SPMB 2026, Disdik Makassar Turunkan Tim Teknis Tambahan di Sekolah Favorit

Membedah detail rangkaian acara, Munafri menginginkan atmosfer perjamuan makan malam (welcoming dinner) dikemas dengan nuansa yang lebih hangat, interaktif, serta kental dengan balutan seni budaya lokal. Sementara pada sub-agenda forum investasi (investment forum), ia memperingatkan jajaran dinas terkait untuk tidak terjebak dalam seremoni diskusi semata.

"Jangan hanya sekadar mempertemukan para pihak tanpa ada tindak lanjut hasil yang jelas. Kita harus menyajikan dokumen peluang proyek investasi yang konkret dan siap ditawarkan secara matang kepada para investor asing," cetus mantan Direktur Utama PSM Makassar tersebut.

Sektor kuliner yang menjadi roh dari gastrodiplomasi turut dikritisi. Munafri meminta ketelitian penuh dalam penyajian ragam hidangan khas, termasuk jaminan variasi menu untuk menghindari pengulangan hidangan, serta wajib menyelaraskannya dengan latar belakang budaya maupun ketentuan religi masing-masing delegasi.

Baca Juga : Sambangi Dua Sekolah Pantau SPMB 2026, Appi: Kita Pastikan Seleksi Transparan, Objektif, dan Berkeadilan

Sebagai puncak pengalaman wisata budaya, Munafri mendorong optimalisasi agenda Phinisi Sunset Sailing mengarungi perairan Pantai Losari. Aktivitas berlayar menggunakan kapal tradisional legendaris ini dinilai jauh lebih efektif, bernilai jual tinggi, dan efisien secara durasi dibandingkan agenda keliling kota (city tour) konvensional.

"Jika alokasi waktu para delegasi relatif terbatas, jauh lebih bijaksana jika kita maksimalkan di atas kapal Phinisi dengan suntikan konsep narasi yang kuat, megah, dan mendalam," imbuh Munafri.

Berdasarkan hasil keputusan rapat, perhelatan akbar IGS Diplomatic Tour Makassar 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, tepatnya pada tanggal 23 hingga 25 Mei 2026. Pergelaran diplomasi budaya dan ekonomi ini ditargetkan bakal diikuti oleh delegasi maksimal dari 30 negara. Partisipan tidak hanya mencakup perwakilan negara-negara di bawah naungan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), melainkan juga meluas ke berbagai negara sahabat lainnya yang dikoordinasikan secara intensif bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Baca Juga : Setelah Bertahun-tahun Diisi Plt, Munafri Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif se-Kota Makassar

Melalui pemantapan persiapan ini, Munafri optimis Makassar mampu mengukuhkan posisinya sebagai hub strategis dalam peta diplomasi internasional dan pertumbuhan ekonomi global. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru