Tindak Lanjut Cepat Aduan Sampah, Jajaran Kecamatan Panakkukang Bersihkan Kanal Karuwisi–Pettarani

Sinergi taktis personel satuan tugas kebersihan dan tim evakuasi saat melakukan pengerukan sampah kiriman di kawasan Kanal Karuwisi–Pettarani guna menormalisasi aliran air.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin merespons cepat aduan warga dengan menginstruksikan Kecamatan Panakkukang dan BPBD membersihkan tumpukan sampah di Kanal Karuwisi.

MAKASSAR, portalmedia.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menunjukkan respons cepat yang nyata terhadap berbagai aduan yang dilayangkan oleh elemen masyarakat. Langkah taktis ini difokuskan pada pembenahan aspek kebersihan lingkungan hidup serta penanganan tumpukan limbah padat di kawasan padat perkotaan.

Salah satu laporan krusial yang segera dieksekusi di lapangan adalah kondisi tersumbatnya aliran air di kawasan kanal Karuwisi–Pettarani. Saluran air yang membelah area perbatasan antara Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Makassar tersebut dilaporkan tersumbat oleh timbunan sampah yang cukup pekat, sehingga berpotensi merusak estetika ruang publik sekaligus memicu kendala lingkungan.

Menyikapi urgensi laporan tersebut, Munafri langsung mengeluarkan instruksi tegas pada malam hari kepada jajaran perangkat wilayah terkait. Otoritas Kecamatan Panakkukang diperintahkan untuk segera menggerakkan tim satuan tugas kebersihan secara terpadu demi menormalisasi fungsi saluran air secepat mungkin.

Baca Juga : Dukung Penataan Kota, Koalisi Partai Non-Parlemen Siap Jadi Mitra Pemkot Makassar

Penanganan darurat di lapangan dipimpin langsung oleh Camat Panakkukang, Syahril, yang turun memantau jalannya evakuasi sampah di lokasi kejadian. Skema pengerjaan dikeroyok secara kolaboratif dengan menggandeng personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, perangkat kelurahan, hingga jajaran pengurus RT dan RW setempat.

Berdasarkan hasil pemantauan teknis, Syahril menguraikan bahwa penumpukan sampah yang mendadak ini dipicu oleh adanya pembukaan salah satu pintu air sekunder di area hulu, tepatnya dari arah wilayah Bara-baraya Timur dan Bara-baraya Selatan. Aliran arus air yang bergerak cepat menyeret volume sampah kiriman dalam jumlah besar menuju ke titik sekat kanal di kawasan Karuwisi hingga Tamamaung.

Untuk mempercepat proses evakuasi material limbah dari badan air, tim gabungan mengoptimalkan fungsi armada unit alat berat jenis viber pengangkut sampah serta menerjunkan beberapa unit perahu karet milik BPBD. Berkat penanganan kolektif yang taktis dan intensif, seluruh tumpukan sampah kiriman tersebut berhasil diangkat dari dasar kanal dalam kurun waktu kurang dari satu jam.

Baca Juga : Perkuat Fungsi Sosial-Keagamaan, Pemkot Makassar Lantik 153 Imam Kelurahan

Selain berfokus pada pembersihan badan air, pihak manajemen kecamatan juga menata ulang tata letak fasilitas penampungan sampah di sekitar bibir jalan. Syahril telah menginstruksikan kepada lurah setempat untuk merelokasi posisi kontainer sampah warga ke dalam area pekarangan yang lebih representatif agar tidak lagi menimbulkan kesan semrawut di jalur protokol. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru