Di Diklat Pelayaran PIP Makassar, Munafri Pesankan Skill dan Keselamatan Jadi Prioritas

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat memukul gong secara simbolis menandai dimulainya pelaksanaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat terkait keselamatan kapal tradisional di Kampus PIP Makassar.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat di PIP Makassar guna meningkatkan standar keselamatan dan kompetensi nelayan tradisional.

MAKASSAR, portalmedia.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan krusialnya eskalasi kompetensi dan kesadaran keselamatan bagi masyarakat pesisir serta para pelaku usaha sektor kelautan, khususnya kelompok nelayan dan awak kapal tradisional. Peningkatan kapasitas ini dinilai mendesak guna meminimalisir risiko kedaruratan di perairan.

Penegasan tersebut disampaikan oleh pria yang akrab disapa Appi ini saat membuka secara resmi agenda Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM), Diklat Dasar-Dasar Keselamatan Kapal Tradisional (Basic Safety Training / BST KLM), serta Diklat Kecakapan Kapal Tradisional Penangkap Ikan. Kegiatan edukatif ini diselenggarakan oleh Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar yang dirangkaikan dengan rapat koordinasi bersama Direktorat Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub RI di Kampus PIP Makassar, Selasa (14/4/2026).

Dalam sambutannya, Munafri memaparkan bahwa posisi geografis Kota Makassar yang memiliki delapan pulau membuat mayoritas ekosistem masyarakat pesisirnya sangat bergantung pada hasil laut untuk menyambung hidup. Oleh karena itu, edukasi mengenai prosedur keselamatan pelayaran menjadi fondasi proteksi diri yang mutlak dan tidak boleh dikesampingkan.

Baca Juga : BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus, Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana

"Pemahaman terhadap keselamatan menjadi hal yang sangat mendasar dan tidak bisa diabaikan. Banyak kasus kecelakaan di laut yang terjadi bukan semata karena faktor alam, melainkan akibat keterbatasan pengetahuan dan ketidaksiapan dalam menghadapi situasi darurat," urai Wali Kota Makassar tersebut.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi PIP Makassar yang proaktif memfasilitasi program diklat ini. Kehadiran lembaga kedinasan tersebut dipandang strategis dalam mentransfer wawasan teoritis serta keterampilan praktis yang aplikatif, mulai dari tata cara penanganan kecelakaan hingga teknik penggunaan alat keselamatan standar di atas kapal.

Di hadapan para peserta diklat, Munafri berpesan agar seluruh materi diikuti dengan disiplin tinggi dan tidak sekadar dijadikan penggugur kewajiban formalitas semata. Ilmu yang diserap selama masa pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata dalam rutinitas melaut sehari-hari, bahkan ditularkan kepada sesama rekan seprofesi demi mewujudkan iklim pelayaran yang aman dan profesional. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru